"Share ekspor non migas terbesar Januari-November 2017 adalah lemak dan minyak nabati mencapai USD21,04 miliar atau naik 15,06% dan bahan bakar mineral sebesar USD19,11 miliar atau naik 13,68%," paparnya.
Sementara itu, peningkatan ekspor barang komoditas terbesar secara month to month yakni lemak dan minya nabati naik 152,3%, kemudian besi dan baja naik 87,3 serta perhiasan naik 82,2%. Sedangkan ekspor komoditas yang mengalami penurunan terbesar adalah mesin turun 21,7%, kopi, teh dan rempah turun 25,9% serta barang-barang dari karet minus 47%.
"Ekspor 2017 jauh lebih baik dari 2016. Maka Desember kita harapkan lebih baik," tukas Kecuk.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.