Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Indeks Pefindo i-Grade

Mengenal Indeks Pefindo i-Grade
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Bagaimana cara mengetahui kinerja pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)? Salah satu caranya dengan melihat perkembangan Indeks Harga Saham BEI. Ada banyak indeks harga saham di bursa. Indeks saham yang menghitung pergerakan seluruh saham disebut Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Selain IHSG ada pula indeks saham LQ45, yang menghitung pergerakan 45 saham dengan nilai transaksi dan kapitalisasi terbesar di BEI. Masih banyak indeks-indeks saham lain yang memudahkan investor memantau pergerakan saham yang sesuai.

Salah satu lembaga di pasar modal yang ikut membuat indeks saham adalah PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). PEFINDO merupakan lembaga pendukung pasar modal yang telah melakukan pemeringkatan baik terhadap perusahaan-perusahaan maupun surat utang yang beredar di Indonesia. Kapitalisasi Perusahaan Tercatat yang diperingkat oleh PEFINDO memiliki porsi yang cukup besar terhadap kapitalisasi pasar modal di Indonesia.

Baca Juga: Fasilitasi UKM, BEI dan Pefindo Luncurkan 3 Indeks Saham Baru

Karena kontribusinya yang besar inilah, PEFINDO membuat Indeks PEFINDO Investment Grade (Indeks PEFINDO i-Grade). Indeks PEFINDO i-Grade dibuat untuk memberikan gambaran kepada investor mengenai perusahaan-perusahaan yang memiliki hasil peringkat investment grade dalam kurun waktu tertentu. Penyusunan Indeks PEFINDO i-Grade merupakan suatu wujud sinergi antara Tim Divisi Riset dan Pengembangan BEI dengan Tim Divisi Riset Ekonomi PEFINDO dalam rangka memberikan acuan (benchmark) bagi pelaku pasar modal Indonesia.

Indeks PEFINDO i-Grade adalah indeks harga saham yang konstituennya terdiri dari emiten BEI yang telah mendapatkan peringkat Investment Grade dari PEFINDO. Investment Grade adalah peringkat yang diberikan PEFINDO kepada perusahaan-perusahaan yang memiliki rating idAAA sampai dengan idBBB-. Faktor-faktor yang menjadi dasar dalam pemilihan konstituen Indeks PEFINDO i-Grade ini meliputi antara lain peringkat investment grade dari PEFINDO, aspek legal, kapitalisasi pasar, dan likuiditas. Hari dasar untuk penghitungan Indeks PEFINDO i-Grade adalah 28 Desember 2012 dengan nilai awal 100.

Baca Juga: Datangi BEI, Sandiaga Puji IHSG Tembus 6.100

Indeks PEFINDO i-Grade dihitung oleh BEI dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang atas kapitalisasi pasar (Market Capitalization Weighted Average), dan BEI bersama PEFINDO akan melakukan review atas konstituen Indeks PEFINDO i-Grade setiap enam bulan sekali. Jika ada emiten BEI yang dalam kurun waktu periode enam bulan mendapatkan peringkat investment grade dari PEFINDO, maka akan menambah jumlah konstituen Indeks PEFINDO i-Grade, vice versa.

Emiten yang menjadi konstituen Indeks PEFINDO i-Grade merupakan emiten yang telah menerbitkan saham dan surat utang serta diperingkat oleh PEFINDO dengan hasil peringkat Investment Grade (idAAA sampai dengan idBBB-).

Perusahaan yang diperingkat oleh PEFINDO dengan hasil peringkat Investment Grade menyumbang sekitar 35% dari kapitalisasi pasar BEI. Sampai dengan tanggal 30 November 2017, terdapat sebanyak 70 perusahaan yang telah mendapatkan peringkat Investment Grade dari PEFINDO dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp2.279 Triliun. Sebanyak 67% disumbangkan emiten berperingkat idAAA. Pertumbuhan kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan yang diperingkat PEFINDO rata-rata tumbuh sebesar 13,92% dari tahun ke tahun sejak tahun 2012.

Baca Juga: Bursa Efek Persilahkan Karyawan Nikahi Teman Sekantor

Berdasarkan  backtesting yang telah dilakukan, kinerja Indeks PEFINDO i-Grade melebihi kinerja (outperform) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI. Ini terlihat dari pola pergerakan kedua indeks relatif terhadap hari dasar Indeks PEFINDO i-Grade pada tanggal 28 Desember 2012. Pada tanggal 30 November 2017, nilai IHSG mencapai 5.952,14 sedangkan nilai Indeks PEFINDO i-Grade mencapai 158,23. Tingkat imbal hasil Indeks PEFINDO i-Grade per 30 November 2017 jika dibandingkan terhadap nilai dasarnya (28 Desember 2012) telah mencapai sebesar 58,23%, sementara tingkat imbal hasil IHSG per 30 November 2017 terhadap nilai IHSG pada tanggal 28 Desember 2012 hanya sebesar 37,89%.

Nilai tingkat imbal hasil Indeks PEFINDO i-Grade lebih besar 20,34% dari nilai tingkat imbal hasil IHSG apabila dihitung dari hari dasar Indeks PEFINDO i-Grade. Oleh karena itu nilai tersebut menunjukkan bahwa tingkat pencapaian Indeks PEFINDO i-Grade telah melampaui performa IHSG terhitung dari hari dasar penghitungan Indeks PEFINDO i-Grade pada tanggal 28 Desember 2012.

(TIM BEI)

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement