nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bursa Efek Persilahkan Karyawan Nikahi Teman Sekantor

Ulfa Arieza, Jurnalis · Sabtu 16 Desember 2017 10:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 16 278 1831292 bursa-efek-persilahkan-karyawan-nikahi-teman-sekantor-FWmZdURpiU.jpg Foto: Dirut BEI (Ulfa/Okezone)

BALI - Mahkamah Konstitusi (MK) telah melegalkan pernikahan dengan teman sekantor. Sebelumnya, pemerintah melarang pernikahan dengan rekan sekantor yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 153 ayat (1) huruf F tentang pelarangan pernikahan sesama pegawai.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio menyambut baik keputusan MK. Pasalnya, Tito menilai larangan menikah dengan rekan sekantor sama saja tidak mengindahkan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Nah, memang bener juga, salah gue apa kalau (pernikahan) sekantor begitu?," kata Tito di sela - sela kegiatan pelatihan wartawan pasar modal di Bali, Sabtu (16/12/2017).

Tito juga mengungkapkan banyak karyawan di BEI yang terpaksa mengundurkan diri dari pekerjaannya akibat aturan tersebut, sehingga setelah larangan itu dihapuskan, maka akan mengurangi potensi karyawan yang mengundurkan diri karena menikah dengan teman satu kantor.

Meskipun menikah dengan pegawai satu kantor menjadi legal, Tito bilang bahwa ada satu hal yang perlu diwaspadai. Suami dan istri dalam satu kantor hendaknya ditempatkan pada divisi yang berbeda serta tidak saling berkaitan. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan koalisi diantara keduanya.

"Misal kalau satunya di bagian keuangan, satunya lagi di logistik pemesanan. Kalau dia koalisi bagaimana? Itu yang dipersoalkan. Tapi menurut saya itu gampang. Boleh, tapi tidak boleh di tempat yang bisa berhubungan, karena kalau tidak nanti  bisa berkoalaisi," kata Tito.

Dia juga menegaskan bahwa bursa efek akan tunduk pada peraturan yang berlaku, dengan memberlakukan aturan tersebut. " Kalau keputusan MK, mana berani saya melawan," tukas dia.

(tro)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini