JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan saat ini terdapat tujuh perusahaan mengantre untuk melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) pada awal 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, mayoritas calon emiten yang masuk dalam daftar antrean tersebut merupakan perusahaan dengan kekuatan finansial yang besar.
“Hingga saat ini, terdapat 7 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Nyoman dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Berdasarkan skala asetnya, perusahaan yang tengah bersiap melantai di bursa tersebut terbagi ke dalam tiga kategori utama.
Skala besar sebanyak 5 perusahaan memiliki nilai aset di atas Rp250 miliar, skala menengah ada 1 perusahaan memiliki aset di rentang Rp50 miliar hingga Rp250 miliar dan skala kecil ada 1 perusahaan memiliki aset di bawah Rp50 miliar.