nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Tahun Baru, Kementerian ESDM Pastikan Keamanan Pasokan BBM dan LPG

Anisa Anindita, Jurnalis · Senin 25 Desember 2017 14:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 12 25 320 1835608 jelang-tahun-baru-kementerian-esdm-pastikan-keamanan-pasokan-bbm-dan-lpg-XcFc2LvxJ8.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA – Jelang Tahun Baru 2018, Kementerian ESDM melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) langsung turun tangan ke lapangan untuk mengecek penyaluran BBM di beberapa wilayah. Pasalnya, diperkirakan kebutuhan konsumsi BBM, dan LPG akan meningkat dibandingkan hari biasa.

Langkah tersebut dilakukan oleh Kementerian ESDM dengan mendirikan Posko Nasional Sektor ESDM untuk memantau kondisi terkini ketersediaan bahan bakar tersebut. Menurut pemantauan di SPBU 34.452.18 di Cirebon, terpantau penyaluran masih normal dan tidak ada lonjakan signifikan atau peningkatan volume. Sedangkan, untuk LPG dari pemantauan yang dilakukan di pangkalan SPBU Pengayoman daerah Makassar juga dilaporkan ketersediaan LPG subsidi, dan non subsidi masih dalam kondisi aman.

Selain itu, tercatat dalam laporan Posko Nasional ESDM tanggal 23 Deseember 2017 bahwa secara umum proses penyaluran BBM, dan LPG nasional berjalan normal. Misalnya untuk BBM jenis premium, memiliki ketersediaan hingga 26,8 hari, Solar atau Akrasol 19,3 hari, Pertalite 23 hari, Kerosene 48,1 hari, Pertamax 20,8 hari, Pertamax Turbo 28,6 hari, Pertamina Dex 25 hari, Dexlite 18,3 hari, LPG 18,49 hari, dan Avtur 28,4 hari.

Hari Natal yang dikutip dari laman Kementerian ESDM bahwa belum ada laporan dalam masalahn pendistribusian BBM, namun pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi kondisi tersebut dengan cara melakukan penambahan mobil tanki BBM, kapal tanker terutama wilayah Timur Indonesia.

Selain itu, Posko ESDM juga memantau kondisi kebencanaan geologi di Indonesia. Saat ini, dua Gunung Api masih berstatus Awas, yaitu Gunung Agung di Bali (radius 10 km) dan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Pantauan ini juga terlihat secara real time di aplikasi Magma Indonesia pada tanggal 23 Desember 2017 pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, sebanyak 18 Gunung api lainnya dilaporkan berada pada status Waspada, antara lain Gunung lli Lewotolok, Banda Api, Dempo, Bromo, Rinjani, Lokon, Soputan, Karangetang, Gamalama, Sangeangapi, Rokatenda, Ibu, Gamkonora, Semeru, Anak Krakatau, Marapi, Dukono dan Kerinci.

Di samping itu juga, telah terjadi 2 kali gerakan tanah pada tanggal 21, dan 22 Desember pada 2 kabupaten, tepatnya di Desa Jetis Kidul Jawa Timur, dan Desa Lanjara Jawa Tengah. Pemerintah pusat dan pemerintah setempat telah memberikan rekomendasi untuk menata aliran permukaan dan menghimbau warga untuk tidak mendirikan permukiman di bawah tebing yang terjal.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini