nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penurunan Suku Bunga BI Dorong Pendanaan dari Pasar Modal

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 28 Desember 2017 21:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 12 28 20 1837143 penurunan-suku-bunga-bi-dorong-pendanaan-dari-pasar-modal-ixBge3PCqM.jpg Gubernur BI Agus Martowardjojo. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sejak Agustus 2016 hingga saat ini, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate (BI 7 Day RR) secara bertahap hingga 100 basis poin (bps).

Sedangkan sejak awal 2016, BI telah menurunkan 200 bps. Kini suku bunga acuan BI berada di angka 4,25%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, langkah penurunan suku bunga ini memberikan sentimen positif bagi industri pasar modal. Terlihat dari pertumbuhan pendanaan pasar modal melalui penerbitan saham, obligasi, sampai surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) yang cukup signifikan.

"Policy rate 2017 dari BI berdampak pada pertumbuhan pembiayaan melalui pasar keuangan yaitu melalui pasar modal baik penerbitan saham, obligasi, maupun MTN, kelihatan bahwa sampai dengan November 2017 total yang sudah di terbitkan surat hutang atau perhimpunan dana melalui pasar keuangan Rp276,5 triliun," ujar Agus dalam konferensi pers akhir tahun di Gedung BI, Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga Jadi Stimulus Pertumbuhan Ekonomi

Angka ini jauh lebih besar dibandingkan periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp222 triliun. Artinya, kata Agus, terjadi peningkatan sebesar 24%.

"Ini terjadi peningkatan sebesar 24% di 2017. Sejalan dengan policy rate kita yang sudah semakin turun, dan kesempatan melalui pembiayan pasar modal obligasi ternyata cukup semarak," ujarnya.

Penurunan suku bunga acuan, dikatakan Agus juga turut berdampak pada penurunan bunga deposito sebesar 93%. Namun, penurunan pada suku bunga kredit bergerak lebih lambat yakni baru mencapai 69% meski suku bunga acuan telah turun hingga 200 bps.

Baca Juga: Tiga Bulan Berturut-turut, BI Tahan Suku Bunga Acuan di 4,25%

Perlambatan penurunan suku bunga kredit, berdampak pada perlambatan angka penyaluran kredit.

"Kami lihat dari sisi penyaluran kredit masih ada tantangan, tahun lalu kami juga ada tantangan. Di 2017 juga belum tinggi karena hanya ada di kisaran 8% (angka penyaluran kredit)," ungkapnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini