nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengerjaan Trotoar Pendukung Asian Games Molor

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 16:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 10 470 1842961 pengerjaan-trotoar-pendukung-asian-games-molor-26XxyIazGp.jpg Trotoar (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penataan jalur pedestrian atau trotoar di kawasan Sudirman-MH Thamrin yang direncanakan dibangun pada Oktober 2017 baru akan dikerjakan pekan ketiga Januari ini.

Pembangunan trotoar pendukung Asian Games 2018 masih dalam penyelesaian administrasi. Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pembenahan trotoar sepanjang 6,2 km dari Bundaran Senayan hingga Monas, Jakarta Pusat dilakukan tiga perusahaan yakni PT Mitra Panca Persada (MPP), PT Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta, serta Keppel Land.

Dana sebesar Rp500 miliar dihimpun dari tiga perusahaan itu melalui kewajiban pengembang, salah satunya sisa dana pembangunan Simpang Susun Semanggi (SSS) yang merupakan Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Menurut dia, tertundanya penataan pada Oktober lalu lantaran ada perubahan desain. Sayangnya, Yusmada belum dapat menyebutkan secara detail seperti apa perubahan desain tersebut. Pada desain penataan yang direncanakan sebelumnya, trotoar akan dilebarkan sekitar 8-12 meter mengenai pembatas jalur lambat dan jalur cepat.

Terdapat 530 pohon di pembatas jalur yang akan dipindahkan ke lokasi hijau seperti Taman BMW dan taman atau tempat lainnya. September lalu pohonpohon tersebut sudah dipangkas agar mudah dipindahkan. Namun, pepohonan itu kini kembali lebat. Kita lihat aspek kebutuhan jalan yang baru nanti.

“Kalau tidak bisa ditanami pepohonan, kita pakai kanopi seperti di Stasiun Sudirman. Intinya kita akan menciptakan koridor yang benarbenar melayani perjalanan orang dari mass rapid transit (MRT) ke gedung-gedung sekitar,” ujar Yusmada kemarin.

Menurutnya, jalur pedestrian dikerjakan bertahap sesuai pola konfigurasi pemanfaatan ruang. Banyak hal yang akan dilakukan selain menata pohon misalnya jalur sepeda bakal disiapkan. Direktur PT MRT Jakarta William Syahbandar menuturkan, untuk mendukung operasional MRT butuh integrasi public transport dengan jalur pedestrian, pejalan kaki, dan pengguna sepeda yang nyaman.

Nanti trotoar akan diperlebar dengan mengambil jalur lambat kawasan Sudirman- Thamrin.

”Saat pengoperasian akan ada satu jalur yang hilang, tapi kawasan jalur pedestrian akan dibuat nyaman, rimbun, friendly untuk pejalan kaki dan pesepeda,” ungkapnya.

Penataan trotoar di kawasan Sudirman-Thamrin terbagi atas tiga kontraktor dan dikoordinasikan dengan PT MRT. Pihaknya hanya mengerjakan sekitar 200 meter di kawasan dekat stasiun MRT. Penataan trotoar di Bundaran Senayan sampai Bendungan Hilir akan dikerjakan PT MPP.

Sementara penataan dari Bendungan Hilir menuju Thamrin- Patung Kuda dikerjakan Keppel Land. Adanya stasiun MRT memicu perubahan struktur kota secara keseluruhan. Sekitar 8- 15 meter kiri dan kanan Jalan Sudirman-Thamrin akan terintegrasi dengan entranceentrance MRT.

Kami memastikan pengguna public transport MRT mendapat dukungan kenyamanan,” ujar William. Ketua Koalisi Pejalan Kaki Ahmad Safrudin menyayangkan belum terlaksananya penataan trotoar pendukung Asian Games 2018.

Seharusnya penataan sejalan dengan pembangunan MRT lantaran hal itu komplementer terhadap pengoperasian bus Transjakarta maupun MRT dan saling terintegrasi sebagai feeder bagi dua moda transportasi massal itu.

”Selain menjadi satu kesatuan yang terhubung baik dengan stasiun maupun halte juga harus memperhitungkan jumlah orang yang akan lalu lalang di kawasan Sudirman- Thamrin. Juga harus dikasih pepohonan peneduh,” katanya.

Bima Setiyadi


(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini