Jokowi Ajak Petani Berdialog soal Upah Bekerja

ant, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 17:55 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 16 320 1845849 jokowi-ajak-petani-berdialog-soal-upah-bekerja-PhdeBK2Ixh.jpg Ilustrasi (Foto: ant)

TASIKMALAYA - Presiden Joko Widodo berdialog dengan sejumlah pekerja di lahan persawahan di Tasikmalaya yang ikut dalam program kerja bayar tunai di kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Ini sama seperti kemarin, ini irigasi, ada 190 orang yang bekerja tapi dibayarnya berbeda," kata Presiden di lahan persawahan di Desa Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya Selasa.

Presiden bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono sempat berdialog dengan sejumlah pekerja di sawah yang sedang membangun irigasi.

Presiden pada Senin (15/1) juga meninjau program "cash for work" atau "kerja bayar tunai" lahan persawahan untuk pekerjaan saluran irigasi tersier di Dukuh Lo, Kecamatan Lebak Siu, Kabupaten Tegal.

Di Tegal, tukang yang bekerja dibayar Rp100 ribu per hari per orang sedangkan pembantunya Rp80 ribu dan dibayar seminggu sekali.

"(Kalau di Tasik) ini dibayar setiap seminggu sekali," tambah Presiden.

Menurut Presiden, pekerjaan itu pun baru berjalan seminggu.

"Ini kan baru. Ini seminggu saja belum tapi progress-nya (kemajuannya)cepat sekali," ungkap Presiden.

Tampak hadir juga bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum yang juga bakal calon wakil gubernur Jawa Barat yang berpasangan dengan Wali Kota Bandung saat ini Ridwan Kamil.

Pekerjaan dengan skema kerja bayar tunai itu menggunakan dana di 19 kementerian dan lembaga seperti Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Tujuannya adalah agar daya beli masyarakat naik, perputaran uang di bawah lebih besar, dan diharapkan konsumsi juga naik.

Penyaluran dana desa dengan skema "cash for work" yang memanfaatkan 30 persen dana desa untuk membayar upah kerja proyek dana desa, di mana pekerja proyek dana desa tersebut adalah warga desa setempat sehingga dapat menciptakan lima juta pekerjaan.

Pekerjaan yang dilakukan antara lain pembangunan embung, sisanya bisa kegiatan membangun jalan, jembatan, irigasi, polindes, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), atau pasar desa untuk 74.954 desa pada 2018 atau meningkat dari hanya 74.910 dKementerian Kuangan, dengan durasi pekerjaan 55 sampai 150 hari, skema cash for work ini akan menyerap tenaga kerja 110-475 orang, meningkatkan pendapatan masyarakat Rp154 juta-Rp835 juta, dan meningkatkan daya beli Rp108 juta-Rp584 juta per desa.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini