"Ini kita lakukan untuk menjaga supaya tidak ada sistemic risk, kedua kita menjaga agar perlindungan konsumen tetap kita utamakan," jelasnya.
Baca Juga: BI: Bitcoin Bisa Jadi Alat Pendanaan Terorisme
Selain itu, BI juga akan terus mengawasi karena tidak ingin mata uang virtual ini dijadikan sebagai bentuk pembiayaan untuk pencucian uang, ataupun kegiatan yang terkait dengan terorisme.
"Kita juga mau meyakinkan bahwa semua bisnis modelnya adalah bisnis model yang tidak memberikan risiko terhadap stabilitas sistem keuangan," tukasnya.
(ulf)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.