nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aladin Capital Luncurkan Mata Uang Digital dengan Sistem MLM

ant, Jurnalis · Jum'at 26 Januari 2018 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 26 20 1850846 aladin-capital-luncurkan-mata-uang-digital-dengan-sistem-mlm-FL7mWxEUzX.jpg Ilustrasi Bitcoin: Reuters

JAKARTA - Perusahaan investasi asal Amerika Serikat Aladin Capital mengeluarkan produk Aladin Coin atau mata uang (cryptocurrency) yang akan diberlakukan sebagai mata uang digital internasional untuk berinvestasi.

"Saat ini ada ribuan mata uang kripto tapi banyak yang abal-abal atau scam. Namun, Aladin Coin dijamin berbeda," kata Indonesian Leader of Aladin Capital Shandy Saputra di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Baca Juga: Gubernur BI Minta Aladin Coin Patuhi Kebijakan

Shandy mengatakan bahwa Aladin Capital memiliki jaminan senilai USD1 miliar pada HSBC sebagai jaminan calon investor Aladin Coin.

Shandy mengungkapkan bahwa Aladin Coin mirip Bitcoin. Namun, tidak semua orang dapat memiliki Aladin Coin karena harus menjadi anggota atau membership yang terdiri atas beberapa tingkat sebagai salah satu syaratnya.

Tingkatan keanggotaan mulai dari pemula (starter) hingga VIP, seperti multilevel marketing (MLM) dengan tujuan menjaga stabilitas.

"Ini demi menjaga stabilitas atau safety, jadi tidak bisa orang ramai beli, lalu ramai jual," ujar Shandy.

Shandy menuturkan bahwa anggota terendah adalah starter dapat berinvetasi mulai dari USD180 atau sekitar Rp2 juta. Selama 180 hari atau 6 bulan bagi pemegang anggota akan menerima keuntungan sebesar 0,83% per harinya.

"Setiap level memiliki jangka waktu dan keuntungan yang berbeda," ungkap Shandy.

Pada tingkat trainee investasi sebesar USD500, basic USD1.000, premium USD2.500, pro USD8.000, pro + USD20.000, pro x2 USD50.000, dan VIP USD100.000. Seperti jaringan MLM, investor yang memiliki jaringan akan mendapatkan keuntungan sebesar 5%.

Shandy menyatakan bahwa Aladin Capital mengelola uang anggota melalui pasar modal, logam mulia, dan pasar komoditas.

Harga satu keping Aladin Coin bernilai satu dolar AS pada tahun 2017. Namun, Shandy memperkirakan akan mengalami penaikan menjadi 20 dolar AS per keping, bahkan diperkirakan akan mencapai 10.000 dolar AS atau sekitar Rp135 per keping pada tahun 2026.

Baca Juga: Soal Bitcoin, OJK: Dalam UU Sudah Jelas Dilarang!

Shandy menyebutkan Indonesia belum memberlakukan mata uang digital. Namun, suatu saat bisa diterapkan yang diatur regulasi, serta berencana menyiapkan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) khusus Aladin Coin.

Chief Operating Officer (COO) Aladin Capital Eric Nguyen menambahkan bahwa Aladin Coin terbentuk pada bulan November 2017 di Amerika Serikat, bahkan telah berkembang di Vietnam.

Eric mengungkapkan bahwa Aladin Coin memiliki anak perusahaan Aladin Trust yang terigistrasi di Swiss pada tahun 2002. Akan tetapi, sejauh ini, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia belum mengizinkan Aladin Coin. (ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini