Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Anjlok Imbas Tertekannya Saham di Sektor Kesehatan

Fakhri Rezy , Jurnalis-Selasa, 30 Januari 2018 |21:43 WIB
Wall Street Anjlok Imbas Tertekannya Saham di Sektor Kesehatan
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

NEW YORK - Saham AS dibuka melemah selama 2 hari berturut-turut. Dengan Dow Jones turun hingga 200 poin karena kenaikan imbal hasil obligasi dan jatuhnya saham-saham pendukung perusahaan kesehatan.

Saham perusahaan yang terkait dengan sektor kesehatan anjlok setelah Amazon.com (AMZN.O), Berkshire Hathaway (BRKa.N) dan JPMorgan (JPM.N) mengatakan, mereka berencana untuk membentuk sebuah usaha yang bertujuan untuk menurunkan biaya perawatan kesehatan bagi karyawan AS mereka.

Ketujuh perusahaan di bidang kesehatan anjlok. Perusahaan-perusahan tersebut yaitu, Headset Ekspres (ESRX.O), McKesson (MCK.N), Humana (HUM.N), Cigna (CI.N), UnitedHealth (UNH.N), CVS Health (CVS.N) dan Centene (CNC.N) turun antara 5,3% dan 7,2%.

Saham Pfizer (PFE.N) melemah 1,6%. Mereka telah meningkat sekitar 2% sebelumnya setelah hasil kuartalan perusahaan dan perkiraan setahun di atas ekspektasi.

Hasil Treasury AS melonjak lebih dari tiga tahun tertinggi karena ekspektasi bahwa bank sentral secara global akan mengurangi stimulus karena prospek ekonomi membaik. Kenaikan imbal hasil membuat uang pinjaman lebih mahal.

Dow Jones turun 196 poin atau 0,74% dengan 65.458 kontrak berpindah tangan. S & P turun 14,5 poin atau 0,51% dengan 288.208 kontrak diperdagangkan.

Nasdaq 100 turun 37 poin atau 0,53% dengan volume 70.629 kontrak.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement