Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jokowi Minta PLN Gerak Cepat Aliri Listrik di Papua hingga Maluku

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Kamis, 01 Februari 2018 |14:13 WIB
Jokowi Minta PLN Gerak Cepat Aliri Listrik di Papua hingga Maluku
(Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan PT PLN (Persero) untuk mempercepat rasio elektrifikasi di tiga wilayah Indonesia bagian Timur. Ketiga daerah itu adalah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Maluku.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat menerima Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2018).

"Tadi disampaikan Pak Presiden, untuk segera menyelesaikan desa-desa yang belum selesai (teraliri listrik) dan tahun ini Papua diminta selesaikan dengan cepat, juga NTT dan Maluku. Presiden minta dilakukan lebih cepat," kata Sofyan.

 Baca juga: Dirut PLN Lapor ke Jokowi soal Mahalnya Harga Batu Bara

‎Saat ini rasio elektrifikasi merupakan perbandingan antara jumlah penduduk yang bisa menikmati aliran listrik dengan total jumlah penduduk. Adapun rasio elektrifikasi Papua sebesar 60,74% dan Nusa Tenggara Timur 60,74%.

Lebih jauh, Sofyan menjelaskan, bahwa ‎secara nasional target rasio elektrifikasi pada 2019 mencapai 97% dari posisi saat ini, yang diketahui lebih dari 93%.

 Baca juga: Pernah Krisis Listrik, Jumlah Pelanggan PLN Sumut Naik Jadi 3,4 Juta di 2017

Guna mempercepat target tersebut, mantan Dirut BRI itu menjelaskan, bahwa PLN telah didukung oleh Kementerian ESDM yang tengah menjalankan pembagian lampui tenaga surya hemat energi (LTSHE) untuk desa-desa yang belum teraliri listrik.

"‎Nanti sampai akhir 2019 yang 1.500-1.800 desa yang tadinya ESDM (dibagikan LTSHE) akan digantikan listrik tetap, yang ESDM itu untuk lampu dan cas handphone, kita ganti dengan elektrifikasi yang tetap," tuturnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement