Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Amerika Latin dan Afrika Berpotensi Besar Jadi Pasar Ekspor Indonesia

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Kamis, 01 Februari 2018 |16:49 WIB
Amerika Latin dan Afrika Berpotensi Besar Jadi Pasar Ekspor Indonesia
Ilustrasi (Foto: ant)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat total nilai ekspor Indonesia mencapai USD168,73 miliar di 2017. Namun jumlah ini masih kalah dengan negara tetangga lainnya yang tergabung di ASEAN.

Hal ini jugalah yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kurang puas sehingga dia meminta agar Indonesia bisa membuka pasar baru sebagai tempat promosi produk Indonesia.

 Baca juga: BPS: Walau Ekspor RI Naik, Jokowi Tak Happy karena Kalah dari Malaysia

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan, agar Indonesia tidak hanya fokus pada tiga negara untuk produk ekspor. Karena saat negara tersebut mengalami masalah maka RI juga akan ikut kena dampaknya. Dia menyebutkan, masih ada banyak negara yang berpotensi untuk menjadi tujuan ekspor RI.

"Sebetulnya negara-negara Amerika Latin, saya pikir masih punya potensi besar. Juga negara-negara Afrika, tapi kemarin pak Presiden juga mengingatkan negara tetangga seperti Bangladesh seperti Pakistan, masih punya chance," ungkapnya di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/2/2017).

 Baca juga: Investasi dan Ekspor Indonesia Kalah, Menko Luhut: Package Kurang Bagus

Namun, Kecuk menekankan, sebelum masuk ke negara-negara tersebut, RI harus melihat apa saja yang dibutuhkan oleh penduduknya dan melihat kemampuan apakah Indonesia mampu.

"Kuncinya adalah kita mampu enggak, sama kebutuhan konsumen dari negara-negara tersebut. Untuk produk apa yang kita harus kirim ke sana kan harus spesifik. Produk apa yang kompetitif," jelas dia.

 Baca juga: Jokowi Kesal, Mendag Bakal Pindahkan Pusat Promosi Indonesia yang Tidak Produktif

Kecuk berharap, dengan langkah ini maka ekspor RI di 2018 bisa lebih tinggi karena harga komoditas juga saat ini sudah bagus. "Kemudian negara partner kita seperti Amerika dan China prediksi pertumbuhan ekonominya masih kuat," tukas dia.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement