Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

LPS Sebut Penyaluran Kredit Sulit Agresif di Awal Tahun

Antara , Jurnalis-Kamis, 08 Februari 2018 |19:09 WIB
LPS Sebut Penyaluran Kredit Sulit Agresif di Awal Tahun
Ilustrasi Kredit. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Risiko kredit atau "credit at risk" merupakan indikator yang mencerminkan risiko dari kredit kolektabilitas II sampai V ditambah dengan kredit yang direstrukturisasi.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan pertumbuhan kredit memang masih lemah di kuartal I 2018. Namun, hal itu karena pola tahunan di mana permintaan kredit masih lemah.

Bank Sentral memproyeksikan pertumbuhan kredit 2018 dapat sebesar 10-12% (tahun ke tahun/yoy). "Nanti di kuartal II baru mulai, kuartal III lebih kencang dari kuartal II, kuartal IV lebih kencang lagi," ujar dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement