JAKARTA - Setelah penyelenggaraan Asian Games 2018, Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta bakal disiapkan untuk hunian bagi penduduk Jakarta yang berhak. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun meminta 1.900 unit diperuntukkan untuk pegawai PU.
Asal diketahui, kawasan Kemayoran merupakan aset milik negara atas nama Kementerian Sekretariat Negara. Untuk Blok C-2 dibangun 3 tower dengan total 1.932 unit dan untuk D-10 dibangun 7 tower dengan total 5.494 unit.
Kementerian PUPR Punya Pekerjaan Berat, Renovasi Ulang 1.000 Kamar untuk Para Games
Wisma Atlet Bakal Dijual Usai Asian Games?
Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan, PU hanya bertugas membangun Wisma Atlet, setelah itu asetnya diserahkan ke Sekretariat Negara (Setneg).
"Jadi Setneg yang tetapkan, tapi kami minta di PU untuk Tower C-2 untuk ASN PUPR, kami minta dan itu dalam proses," tuturnya di Wisma Atlet, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Baca juga: Tinjau Wisma Atlet Kemayoran, Jokowi: Cari Pohon yang Besar
Saat ini belum ditetapkan berapa harganya. Jika diputuskan Rusunami, kemungkinan harga untuk MBR sekira Rp7 juta per meter persegi. Sementara, Rusunawa siapapun bisa untuk menyewanya.
"Bebas siapa aja wartawan bisa di sini juga daftar ke pengelola kami mau di sini boleh, enggak pakai rekomendasi boleh," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.