Adapun untuk rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan, dikatakan Erwin cukup menurun signifikan. Kendati demikian dia tak menyebutkan angka NPL pada periode ini.
"Kalau dari sisi NPL saya rasa sudah sangat turun cukup signifikan. Jadi kalo saya liat kita sekarang tinggal tunggu momen daripada pertumbuhan ekonomi saja," jelasnya.
Lanjutnya, dengan pertumbuhan ekonomi maka mendorong NPL yang rendah serta kredit yang tumbuh.
"Kita mengharapkan kalo dari konstruksi pemerintah dan konsumsi mulai terjadi peningkatan kembali," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)