JAKARTA - PT MRT Jakarta menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2017 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2018. Dalam rapat tersebut, disetujui pula penambahan organisasi direksi, yaitu Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis dan penambahan satu komisaris.
Dalam laporan tahunannya, Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menyampaikan, perkembangan pembangunan konstruksi MRT Jakarta fase I sudah mencapai total 91,86 % sampai 28 Febuari 2018. Dengan uraiannya perkembangan di area depo dan stasiun bawah tanah.
“Sedangkan untuk fase II, kami rencanakan untuk groundbreaking pada Desember 2018,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (21/3/2018).
Baca Juga : Pemkot Tangsel Berharap MRT Lebak Bulus-Rawa Buntu Rampung Sebelum 2021
PT MRT Jakarta juga membentuk Operation Readiness Working Group untuk mengidentifikasi, membahas, dan mengoordinasi serta memberikan analisis terkait isu yang terjadi di lintas bidang guna memastikan penyelesaian target konstruksi dan kesiapan operasi Maret 2019 mendatang.