Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Grab Akuisisi Uber hingga Go-Jek Akan Ekspansi 3 Negara

Keduari Rahmatana Kholiqa , Jurnalis-Kamis, 29 Maret 2018 |14:32 WIB
Grab Akuisisi Uber hingga Go-Jek Akan Ekspansi 3 Negara
Taksi online. Foto: Okezone
A
A
A

Akuisisi 3 Startup Fintech

Go-Jek akuisisi tiga startup teknologi keuangan (fintech) Tanah Air. Langkah ini ditempuh demi memperkuat layanan pembayaran atau dikenal Go-Pay milik perusahaan yang dipimpin Nadiem Makarim tersebut.

Tiga perusahaan yang diakuisisi Go-Jek itu yakni Kartuku, Midtrans, dan Mapan. Ketiga perusahaan yang kini bernaung di Go-Jek ini akan mendukung ekspansi Go-Pay di Indonesia. Tiga perusahaan yang diakuisisi Go-Jek itu yakni Kartuku, Midtrans, dan Mapan. Ketiga perusahaan yang kini bernaung di Go-Jek ini akan mendukung ekspansi Go-Pay di Indonesia.

Go-Jek Berkontribusi sekira Rp9.9 Triliun Untuk Perekonomian Indonesia

PT Go-Jek Indonesia, perusahaan penyedia jasa transportasi online, tercatat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia sekira Rp9,9 triliun setiap tahunnya. Nilai ini setidaknya hanya disumbang dari layanan pada roda dua saja.

Pernyataan tersebut merupakan hasil penelitian Lembaga Demografi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) mengenai dampak sosial ekonomi dari hadirnya Go-Jek terhadap perekonomian Indonesia dalam periode Oktober-Desember 2017. Adapun penelitian ini sendiri bekerjasama langsung dengan pihak Go-Jek.

Manajer Penelitian Lembaga Demografi FEB UI Paksi CK Walandouw mengatakan, angka Rp9,9 triliun per tahun terdiri dari kontribusi yang disumbangkan fitur Go Ride sebanyak Rp8,2 triliun per tahun atau Rp682,6 miliar per bulan pada perekonomian Indonesia. Hal ini berdasarkan dari penghasilan mitra pengemudi Go-Jek sebanyak 3.315 orang.

Sedangkan sisanya sebanyak Rp1,7 triliun per tahun atau Rp138,6 miliar perbulan yang berasal dari fitur Go-Food. Ini berdasarkan penghasilan dari mitra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebanyak 806 yang bergabung dalam Go-Food.

Go-Jek Akan Ekspansi ke 3 Negara

Perusahaan transportasi online asal Indonesia, Go-Jek, pun tidak mau kalah dengan langkah Grab. Go-Jek pun akan mengumumkan ekspansi pertamanya ke negara lain di Asia Tenggara dalam beberapa minggu ke depan.

Melansir Reuters, Kamis (29/3/2018), CEO Go-Jek Nadiem Makarim mengatakan berencana untuk memperluas ke tiga negara Asia Tenggara lainnya pada pertengahan tahun ini.

Sayangnya, Makarim tidak menyebutkan nama negara-negara yang ditargetkan untuk ekspansi. Akan tetapi, chief technology officer Go-Jek sebelumnya mengatakan pihaknya bertujuan untuk mengatur operasi di Filipina tahun ini.

2. Grab

Didirikan oleh Anthony Tan (CEO) dan Tan Hooi Ling pada 2012, Grab memerlukan modal USD1,45 miliar untuk beroperasi. Berdasarkan data tahun 2017, perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi ini telah memiliki valuasi pasar senilai USD10,38 miliar.

Akuisisi bisnis Uber di Asia Tenggara

Grab telah mengakuisisi Uber di Asia Tenggara dan bisnis pengiriman makanan atau Uber Eats pada Senin (26/3/2018).

Dari aksi akuisisi ini, banyak perubahan yang mendasar. Seperti saham di perusahaan Grab tersebut sebesar 27,5%. Selain itu, CEO Uber Dara Khosrowshahi juga akan bergabung dengan dewan direksi Grab.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement