Meski demikian, dia mampu bertahan dan pada Desember 2014, Grab Taxi telah mengumpulkan pendanaan USD340 juta. Investasi senilai USD250 juta oleh perusahaan telekomunikasi Jepang, Softbank Corp pada Desember, menjadikan Softbank sebagai investor utama sejauh ini di Grab Taxi.
Saat ini, GrabTaxi telah diluncurkan di 17 kota di lima negara, termasuk Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina, dan telah diunduh lebih dari 3,3 juta kali. Setidaknya 650.000 orang menggunakannya untuk mendapatkan taksi setidaknya sebulan sekali yang berarti enam pemesanan per detik.
Menurut Anthony, dia tahu dia ingin menjadi pengusaha saat masih di usia enam tahun, Tan tidak takut mengambil risiko. Dia menganggap HBS sebagai tempat di mana idenya dilahirkan dan tidak takut untuk memperkenalkan teknologi ke dalam lingkungan baru, dan yang mengubah konsepnya menjadi bisnis nyata.
Bahkan, dia pun menjadi sopir taksi selama satu hari, agar dapat berbicara dengan penumpang dan sulitnya mendapatkan penumpang. Menurutnya, jika ingin membangun sebuah produk maka Anda harus selalu membangun dari sudut pandang mereka.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.