Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akuisisi Uber oleh Grab Bisa Tingkatkan Jumlah Pengangguran

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 02 April 2018 |16:40 WIB
Akuisisi Uber oleh Grab Bisa Tingkatkan Jumlah Pengangguran
Grab akuisisi Uber (Foto: Okezone)
A
A
A

“Yang jadi isu saat ini adalah apakah pelayanan publik terganggu, ini yang harus diperhatikan,” tambahnya.

Seperti diketahui, Senin (26/3/2018) pekan lalu, Grab resmi mengakuisisi Uber. Dimana Uber sepakat menjual bisnisnya di kawasan Asia Tenggara kepada Grab. Sejumlah negara di Asia Tenggara yang aset dan operasional Uber akan segera dialihkan ke Grab adalah Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sebagai bagian dari akusisi, Uber akan memiliki 27,5 persen saham di Grab dan Dara Khosrowshahi selaku CEO Uber akan bergabung dengan dewan direksi Grab.

Hengkangnya Uber dari wilayah Asia Tenggara menandakan layanan ride-sharing tersebut sudah menyerah tiga kali dalam bersaing dengan para kompetitornya. Sebelum menjual layanan operasionalnya di Asia Tenggara ke Grab, Uber juga sempat melakukan hal serupa kepada kompetitornya di Didi Chuxing di Tiongkok dan Yandex di Rusia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement