Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gudang Garam Modali Pembangunan Bandara Kediri Rp5 Triliun, Proyeknya Terganjal Bukit Klotok

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Kamis, 05 April 2018 |15:50 WIB
Gudang Garam Modali Pembangunan Bandara Kediri Rp5 Triliun, Proyeknya Terganjal Bukit Klotok
Pembangunan Bandara Kediri masih terhambat (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengkaji skema pembangunan bandar udara Kediri, Jawa Timur. Pembangunan bandara ini pun diprakarsai oleh PT Gudang Garam dengan nilai investasi sebesar Rp5 triliun.

Direktur Jenderal Hubungan Udara Kemenhub Agus Santoso menyatakan, perusahaan rokok tersebut tengah mengusulkan izin prinsip Bandara Kediri. Pihaknya pun akan menindaklanjuti izin tersebut, apakah persyaratannya telah mencukupi ketentuan.

"Jika sudah mencukupi persyaratannya, tentunya nanti akan diminta RTRW  (Rencana Tata Ruang Wilayah), kemudian kami akan evaluasi masalah feasibility (feasibility study (FS) atau studi kelayakan)," ujar dia  di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Baca Juga: Pembangunan Bandara Kediri Ditargetkan Akhir 2018

Agus menjelaskan, bandara seluas 457 hektare (ha) ini memiliki halangan (obstacle) yakni Bukit Klotok. Di mana jika bandara akan memiliki landasan pacu atau runway untuk pesawat jenis jet, maka ketinggian Bukit Klotok harus dikurangi.

"Ini juga tinggal menetapkan apakah itu bisa dipakai runway yang besar, sehingga bisa menampung pesawat-pesawat jet, atau hanya terbatas airport (ukuran) sedang, yang hanya akomodir pesawat propeller," jelasnya.

Baca Juga: Pembangunan Apron Timur Bandara Ngurah Rai Sudah Capai 10%

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement