nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RI Ajak Malaysia Negoisasi Ekspor CPO ke Eropa

ant, Jurnalis · Senin 09 April 2018 19:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 04 09 320 1884299 ri-ajak-malaysia-negoisasi-ekspor-cpo-ke-eropa-gKtFB1QhbB.jpg Foto: RI Ajak Malaysia Negoisasi soal Sawit (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengajak Pemerintah Malaysia untuk terus bernegosiasi dengan parlemen negara-negara Eropa supaya membatalkan pelarangan masuknya minyak kelapa sawit mentah (CPO).

"Saya laporkan kepada Pak Wapres bahwa kalau Eropa masih bersikeras, saya minta ijin sebagai tim perunding, saya harus mempunyai mandat untuk itu. Dan Indonesia harus bersama-sama dengan Malaysia sebagai dua negara produsen terbesar di dunia," kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai menemui Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (9/4/2018).

 Baca Juga: Mendag Endus Ada Persaingan Industri di Balik Pelarangan Ekspor CPO

Terkait akan hal itu, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana diminta untuk melakukan pembicaraan dengan pihak Malaysia guna memperkuat negosiasi dengan negara-negara Eropa.

"Itu sebabnya Pak Dubes diminta juga untuk menjembatani atau bicara dengan Malaysia karena mereka kan demisioner dalam satu bulan ini pemerintahannya, menunggu pemilu yang akan datang," kata Mendag.

Dalam rapat internal terkait ekspor CPO ke negara-negara Eropa dan Inggris tersebut, turut hadir Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana.

 Baca Juga: Gaji Buruh Sawit Lebih Besar dari PNS

Parlemen Uni Eropa berencana untuk melarang penggunaan minyak kelapa sawit mentah di negara-negara anggotanya karena dianggap tidak ramah terhadap lingkungan.

Hal tersebut mengancam kegiatan ekspor CPO dari Indonesia ke negara-negara Eropa, karena kelapa sawit dan produk turunannya tidak dapat diekspor.

Parlemen Uni Eropa mengklaim akan memberlakukan bebas kelapa sawit secara keseluruhan pada 2021, dengan disepakatinya rancangan undang-undang energi terbarukan tersebut.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini