nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Chris Larsen, Orang Terkaya Berkat Mata Uang Digital

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 17 April 2018 09:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 04 17 320 1887584 chris-larsen-orang-terkaya-berkat-mata-uang-digital-Dwl23IWvVB.jpg Foto: Chris Larsen (Haberturk)

JAKARTA - Jika ada sebutan kaya mendadak mungkin tidak akan ada yang bisa mengejar rekor pernah dicapai Chris Larsen.

Sebagai pendiri dan komisaris Ripple, kekayaannya pernah begitu meroket dan mengalahkan Mark Zuckerberg, juga pendiri Google dan Oracle. Meski hal itu tidak berlangsung lama. Karena setelah itu, kekayaannya terus mengerucut.

Sejak akhir Januari silam, misalnya, kekayaan cryptocurrency dari Chris Larsen turun hingga USD5 miliar. Memang seperti itu naik turunnya cryptocurrency. Mudah datang, mudah pergi. Pasar cryptocurrency anjlok parah di awal 2018.

Baca Juga: Naik 49.500% dalam Setahun, Saingan Bitcoin Sentuh Level Tertingginya

Bitcoin kehilangan 50 persen nilainya. Termasuk para pemilik koin cryptocurrency yang tadinya kaya raya dalam sekejap, lantas menguap dengan cepat. Saat ini kekayaan Chris Larsen turun dari USD8 miliar pada akhir Januari 2018 menjadi USD3 miliar saat ini berdasarkan nilai dari XRP, mata uang digital dari Ripple.

Ripple adalah perusahaan yang membantu lebih dari 100 institusi finansial yang menggunakan platform blockchain milik Ripple untuk mempercepat transaksi finansial. Jelasnya,

Chris Larsen merupakan salah satu sosok yang mereguk untung besar dari kesuksesan cryptocurrency. Sejak diluncurkan Ripple mampu digandrungi banyak orang.

Baca Juga:  2 Orang Ini Masuk Daftar Orang Terkaya Sejagat Gara-Gara Uang Digital


Mata uang digital tersebut pernah mengalami kenaikan hingga 37.000 persen. Larsen yang mendirikan Ripple pada 2012 memiliki aset 5,19 miliar dalam bentuk cryptocurrency. Forbes melaporkan, Larsen juga memiliki 17 persen saham dari perusahaan yang ia dirikan. Sebelumnya pria berusia 57 tahun itu mundur dari jabatan CEO Ripple pada November 2016.

Posisi puncak perusahaan kemudian ditempati CEO Ripple yang menjabat hingga kini, Brad Garlinghouse. Ripple yang dikenal dengan kode XRP didapuk menjadi mata uang digital dengan performa paling baik sepanjang 2017.



Awal Januari 2017 lalu, XRP masih memiliki nilai USD0,0065 per token. Namun, valuasinya berhasil meroket tajam ke angka USD2,47 pada akhir tahun. Peningkatan tajam yang dialami Ripple diakibatkan tingginya minat investor Asia pada cryptocurrency satu ini.

Lebih dari itu, penguatan Ripple juga disebabkan karena ada anak usahanya di Asia mengumumkan konsorsium baru bersama perusahaan kartu kredit Jepang. “Asia tergila-gila dengan Ripple,” kata CEO dan pendiri Polynom Crypto Capital.


Pernah Lebih Kaya dari Facebook dan Google

Ketika nilai koin XRP menembus USD3,84, pendiri dan komisaris Ripple, Chris Larsen, memiliki kekayaan (di atas kertas) hingga USD59,9 miliar. Dengan demikian, Larsen berada di atas pendiri Oracle, Larry Ellison, yang kekayaannya mencapai USD58,4 miliar; juga lebih kaya dari Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Google; termasuk Mark Zuckerberg. Nilai koin XRP melonjak hingga 35.500% ke angka USD2,30 tahun lalu, melebihi bitcoin dan ethereum .

Perusahaan tersebut memiliki 61,3 miliar dari 100 miliar koin XRP yang ada. Ketika berada di puncaknya, nilai pasar Ripple mencapai USD235,4 miliar. Ripple sendiri menggunakan teknologi blockchain untuk merancang jaringan pembayaran di 100 institusi finansial menggunakan blockchain.

Ripple juga mengatakan bahwa koin XRP memiliki waktu transaksi maksimal empat detik dibandingkan dua menit ethereum dan lebih dari satu jam untuk bitcoin.

Pendiri cryptocurrency dapat memegang jumlah yang sangat besar dari koin digital yang mereka ciptakan. Pendiri bitcoin yang memiliki nama Satoshi Nakamoto, misalnya, punya 980.000 bitcoin atau 4,7% dari total jumlah bitcoin yang eksis. (Danang)

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini