Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Rumah di Lokasi Strategis, Kenapa Enggak Buka Warung Makan?

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Minggu, 22 April 2018 |05:32 WIB
Punya Rumah di Lokasi Strategis, Kenapa Enggak Buka Warung Makan?
Bisnis Warung Makan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anda juga dapat menyulap bagian depan rumah menjadi tempat usaha yang cukup menjanjikan, yakni warung makan. Sama seperti bisnis nasi uduk, bisnis warung makan juga memiliki prospek yang cerah.

Adapun yang dapat dijadikan target pasar dari bisnis warung makan ini adalah orang-orang di sekitar dan juga orang-orang yang berlalu lalang di depan rumah Anda. Untuk itu, bisnis warung makan ini akan sangat efektif bila rumah Anda berada di lokasi yang strategis, seperti pinggir jalan besar, keramaian, dan lain-lain.

Anggota DPR Makan di Warteg

Nah, sebagai inspirasi dan gambaran awal, melansir buku Pengangguran Kaya Raya milik Wildan Fatoni terbitan 2016, berikut contoh perhitungan analisis biaya bisnis warung makan dengan asumsi sudah ada tempat usaha dan hanya mempekerjakan satu orang asisten:

1. Modal Investasi Awal

a. Pembuatan tenda Rp750.000

b. Meja dan kursi Rp1.000.000

c. Peralatan masak Rp1.000.000

d. Peralatan makan Rp750.000

e. Lain-lain Rp500.000

Total Rp4.000.000

Baca Juga: Bisnis Jual Camilan Cuma Butuh Modal Rp1 Jutaan, Minat?

2. Modal Operasional Bulanan

a. Bahan makanan (50 porsi x 30 hari x Rp5.000) = Rp3.750.000

b. Upah tenaga kerja (1 orang) Rp750.000

c. Transportasi Rp300.000

Total Rp4.800.000

Kunjungi Kampung Warteg di Tegal, Anies Baswedan Ucapkan Terima Kasih

3. Asumsi Pendapatan per Bulan

a. Pendapatan per bulan 50 porsi/hari @ Rp7.500 x 30 hari = Rp11.250.000

b. Keuntungan = pendapatan - biaya operasional bulanan = Rp11.250.000 - Rp4.800.000 =  Rp6.450.000

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement