Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lei Jun, "Steve Jobs" China Bawa IPO Xiaomi Terbesar sejak 2014

Ulfa Arieza , Jurnalis-Sabtu, 05 Mei 2018 |18:57 WIB
Lei Jun,
Foto: CEO Xiaomi Lei Jun (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan elektronik asal China, Xiaomi sebentar lagi akan menyusul langkah Alibaba berlaga di pasar modal. Perusahaan telah mengkonfirmasi rencana initial public offering (IPO).

Melansir CNBC pada Sabtu (5/5/2018), Xiaomi menargetkan raihan dana segar sebesar USD10 miliar sekaligus menjadikannya IPO terbesar setelah IPO Alibaba di New York Stock Exchane pada 2014 lalu. Alibaba kala itu menargetkan pengumpulan dana USD25 miliar dari bursa saham.

Aksi IPO Xiaomi ini tidak terlepas dari Lei Jun. Lei Jun merupakan pendiri, chairman, dan CEO dari perusahaan ponsel pintar Xiaomi.

 

Foto: Lei Jun (SCMP)

Dia merupakan bekas Chairman dan CEO dari Perusahaan Publik Hong Kong, Kingsoft. Lei Jun mendirikan Xiaomi pada 6 April 2010. Lei Jun sering disebut sebagai "Steve Job-nya China", namun Lei lebih merasa perusahaannya mirip Amazon. Kekayaan bersih yang dimilikinya diperkirakan mencapai USD4 miliar per Maret 2014.

Lei Jun mengatakan, sebagian besar keuntungan Xiaomi diraih dari bisnis layanan internet. Mereka mengembangkan produk hingga ke rice cooker agar dapat bersaing dengan Tencent.

“Kami telah mengubah bagaimana cara ratusan juta orang hidup dan akan menjadi bagian dari kehidupan,” kata Jun.

Xiaomi memilih mencatatkan perusahaannya di bursa saham Hong Kong, Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd.

 

Xiaomi sendiri lahir pada tahun 2010 dengan produk unggulannya smartphone. Xiomi mendapatkan sambutan hangat di pasar sebab mampu menghadirkan smartphone dengan perangkat berkualitas tinggi serta berbagai spesifikasi dengan harga yang jauh lebih miring ketimbang kompetitor.

Nilai jual yang tinggi mengantarkan Xiami ke urutan empat market share smartphone secara global.

Dua tahun kemudian, tepatnya 2016, Xiaomi harus berjuang dengan kemunculan smartphone dengan karateristik serupa di pasar. Persaingan yang makin sengit membuat Xiomi melebarkan sayap pada produk di luar smartphone.

Xiomi pun mengeluarkan produk seperti smart TV, Wi-Fi Router, peralatan elektronik, penyaring udara dan air, dan perangkat pencahayaan.

Pada beberapa perangkat, dihubungkan secara khusus kepada smartphone Xiaomi dimana ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mempertahankan pasar smartphone.

Perangkat smartphone Xiaomi menggunakan sistem operasi Google Android yang telah dimodifikasi atau disebut MIUI. Dengan MIUI perusahaan mencipatakan layanan sendiri, termasuk musik dan video streaming. Perusahaan juga dapat menghasilkan uang dari mobile game dan iklan juga.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement