Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prudential Siapkan Spin Off Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 14 Mei 2018 |20:09 WIB
Prudential Siapkan <i>Spin Off</i> Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah
Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch (Foto: Feby/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Prudential Indonesia merencanakan melakukan pemisahan unit usaha (spin off) yang mengurusi asuransi jiwa syariah. Pembentukan anak usaha ini seiring tumbuhnya industri keuangan syariah.

Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, regulator dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan batas terakhir untuk spin off syariah di prudential sampai 2024. Oleh karena itu, Prudential akan memaksimalkan waktu tersebut untuk membentuk anak usaha terbaik.

Pemerintah Dukung Pertumbuhan Asuransi Syariah di 2018

"Kita sudah siapkan sekarang untuk SDM, sistem dan yang lain konsep perusahaan, setting. Kita siapkan beberapa opsi, tidak mau langsung. Yang paling penting (anak Prudential Syariah) harus kuat dan sukses," tuturnya, di JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Dia melanjutkan, pihaknya bukan menunggu sampai batas waktu spin off akhir, tapi ada yang perlu disiapkan untuk membentuk anak usaha yang nantinya mengelola asuransi jiwa syariah.

Pemerintah Dukung Pertumbuhan Asuransi Syariah di 2018

"Ya paling penting semua indikator harus cocok, harus ada mitra bisnis, ada SDM, sistem. Saya yakin potensi ada, tapi semua hal harus baik dan kuat, karena ini proyek penting dan besar," tuturnya.

Jens enggan memastikan kapan waktu persiapan spin off selesai. Dia mengaku, ada beberapa pilihan untuk membuat anak usaha ini, misalnya ada beberapa pilihan kerjasama dan sistem kerjanya.

"Saya lihat untuk set up ada beberapa pilihan, mungkin sistem SDM,kita kalau lihat perusahaan sendiri harus ini proyek siapkan banyak SDM untuk profesionalism," tuturnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement