Image

Bagaimana Dampak Teror Bom ke Industri Asuransi Indonesia?

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 20:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898286 bagaimana-dampak-teror-bom-ke-industri-asuransi-indonesia-zIGcvUX8Cs.jpeg Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch (Foto: Feby/Okezone)

JAKARTA - Pengusaha Indonesia meyakini dampak bom gereja Surabaya hanya sementara utamanya pada ekonomi. Pasalnya kejadian tersebut bukan kali ini dan Indonesia selalu mampu melewati masalah teror tersebut. 

Presiden Direktur Prudential Indonesia Jens Reisch menyampaikan rasa duka dan keprihatinan atas kejadian teror bom di Gereja. Dia menilai kejadian ini segera bisa diselesaikan oleh aparat keamanan.

Ada Ancaman Bom, Polisi Amankan Sekitar Gereja Santa Anna Duren Sawit

"Di Indonesia ada beberapa kali insiden, ada teror dan tragedi lain. Tapi kita optimis Indonesia selalu kuat, kita orangnya lumayan selalu cepat bangkit. Dan komitmen yakin mungkin insiden tragedi dan akan datang Indonesia lebih aman," tuturnya, di JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Terhadap industri asuransi, kata Jens, Prudential Indonesia melihat teror bom tentu memiliki dampak. Akan tetapi, industri ini sifat investasinya jangka panjang, artinya kejadian hari ini kecil dampaknya. 

"Asuransi khusus lihat long term tidak lihat bulan dan minggu. Lihat investasi jangka panjang dan mungkin tahun ini sedikit untuk pasar tp saya juga long term indikator positif. Paling penting tidak panic short term," tuturnya.

Pengamanan di Polrestabes Surabaya Pascaledakan Bom Bunuh Diri

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pelaku industri jasa keuangan untuk bersikap tenang. Walaupun saat ini Indonesia saat ini tengah berstatus siaga I, pasca terjadinya bom gereja di wilayah Surabaya.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Boedi Armanto mengatakan, OJK bersama aparat keamanan terus menjaga stabilisasi, pasca terjadinya bom.

"Atas nama seluruh dewan komisioner dan OJK, kami mengaturkan bela sungkawa, atas kejadian aksi terorisme di Surabaya. Kami bersama dalam menyaksikan aparat keamanan menjaga stabilisasi. Oleh karena itu, kami mengimbau semua masyarakat untuk tetap tenang," tuturnya," tukas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini