Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harpitnas, IHSG Naik 1,54% ke 6.068

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Senin, 28 Mei 2018 |16:19 WIB
Harpitnas, IHSG Naik 1,54% ke 6.068
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Antara)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini melaju aman di zona hijau. Meski awal pekan ini Harpitnas, pasar saham Indonesia menguat 1,54% atau 92,5 poin ke 6.068,32 pada penutupan perdagangan Senin (28/5/2018).

Pada penutupan perdagangan sore ini, ada 227 saham menguat, 158 saham melemah, dan 126 saham stagnan. Sore ini, transaksi perdagangan mencapai Rp7,94 triliun dari 9,32 miliar lembar saham diperdagangkan.

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik

Indeks LQ45 naik 22,82 poin atau 2,4% menjadi 981,20, Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,96 poin atau 1,5% ke 695,35, indeks IDX30 naik 13,67 poin atau 2,6% ke 534,50 dan indeks MNC36 naik 8,32 poin atau 2,5% ke 344,54.

Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat, dengan sektor keuangan naik 3,1%. Sementara sektor perkebunan dan pertambangan masing-masing turun 0% dan 0,4%.

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) naik Rp41 atau 26,28% ke Rp197, saham PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS) naik Rp50 atau 8,55% ke Rp635, dan saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik Rp240 atau 8% ke Rp3.240.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) turun Rp80 atau 6,08% ke Rp1.235, saham PT Express Trasindo Utama Tbk (TAXI) turun Rp6 atau 4,76% ke Rp120, dan saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) turun Rp5 atau 4,31% ke Rp111.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement