nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI: Penukaran Uang Rupiah Baru hingga H-8 Capai Rp187,8 Triliun

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 16:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 08 20 1908310 bi-penukaran-uang-rupiah-baru-hingga-h-8-capai-rp187-8-triliun-IsVY9n1Jkb.jpeg Uang Rupiah (Foto: Kurniasih/Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatatkan realisasi penukaran uang sejak layanan dibuka pada 14 Mei hingga hari ini, 8 Juni 2018 mencapai Rp187,8 triliun.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi menyatakan, realisasi tersebut hampir mencapai pasokan uang tunai yang disediakan Bank Sentral untuk penukaran pada Lebaran 2018 sebesar Rp188,2 triliun.

"Posisi hingga H-8 ini mencapai Rp187,8 triliun. Realisasi ini berarti hebat sekali," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Sandiaga Uno dan Deputi BI Kunjungin Pelayanan Penukaran Uang Pecahan Kecil

Hal ini dikatakannya, karena tersebarnya layanan penukaran uang tunai dengan pecahan kecil sebanyak 2.076 titik di Indonesia. Program penyebaran layanan ini pun dinamakan BI 'Seribu Titik Penukaran Uang'.

"Di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) sendiri ada 160 titik," katanya.

Program penukaran uang ini dilakukan dengan kerjasama BI bersama 14 bank lainnya, baik BUMN maupun swasta. Bank tersebut adalah BNI, Bank Mandiri, BRI, Permata Bank, BNI Syariah, Maybank, BRI Syariah, Bank Mega, Bank CIMB Niaga, Bank Mandiri Syariah, BTN, Bank BJB, Bank DKI, dan BCA. BI juga menyelenggarakan penukaran secara serentak di 46 kantor cabang yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Sandiaga Uno dan Deputi BI Kunjungin Pelayanan Penukaran Uang Pecahan Kecil

Adapun jumlah penukaran uang Rp188,2 triliun yang disediakan BI pada tahun ini sendiri, meningkat 15,3% dari tahun lalu yang disediakan sebesar Rp163,2 triliun. Hal ini mengantisipasi libur Lebaran yang lebih panjang dan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang jauh lebih besar di tahun ini.

"Biasanya tiap tahun BI naikkan jumlah uang kartal untuk Lebaran 13,9% tiap tahunnya. Tahun ini jadi naik 15,3% karena antisipasi libur bertambah panjang juga THR PNS yang lebih tinggi," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini