Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kontrak Rp6 Triliun Ditandatangani, Pembangunan Pelabuhan Patimban Dimulai Agustus

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 27 Juli 2018 |19:00 WIB
Kontrak Rp6 Triliun Ditandatangani, Pembangunan Pelabuhan Patimban Dimulai Agustus
Ilustrasi: Foto Okezone
A
A
A

Budi juga menuturkan, bahwa pada tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani 3.5 Juta peti kemas (TEUS) dan 382.000 kendaraan bermotor (CBU). Pada tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada tahap ketiga akan meningkat kembali hingga 7.5 Juta Teus.

"Untuk tahap pertama membangun 1 juta teus dan bisa dikembangkan mejadi 3,5 teus. Finalnya sesuai masterplan menjadi 7,5 juta teus," ungkapnya.

 Defisit Neraca Perdagangan

Secara umum, lanjut dia, Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan peti kemas dan kendaraan bermotor yang diangkut menggunakan kapal Ro-Ro. Nantinya Pelabuhan Patimban juga akan didukung area sarana penunjang (backup area) untuk mendukung efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas lebih kurang 356 hektar.

"Nilai kontrak Paket 1 adalah sebesar Rp6,06 triliun. Adapun total rencana biaya Paket 1 yang terdiri atas 3 Paket Konstruksi dan 1 Paket Supervisi hampir mencapai Rp9 triliun," tutur Budi.

Dia menambahkan, adapun tujuan Pembangunan Pelabuhan Patimban antara lain adalah untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kemampatan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi migas.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement