nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Rencana Penggabungan Saham Ratu Prabu, BEI Lihat Kondisi Perusahaan

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 08 Agustus 2018 14:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 08 278 1933549 tolak-rencana-penggabungan-saham-ratu-prabu-bei-lihat-kondisi-perusahaan-TglknAVPAz.jpg Bursa Efek Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai regulator pasar modal tidak mengabulkan rencana penggabungan nilai nominal saham atau reverse stock PT Ratu Prabu Tbk (ARTI). Perseroan melalui keterbukaan informasi BEI, telah mengumumkan rencana reverse stock dengan rasio 10:1.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pihak bursa telah melayangkan surat kepada perseroan soal penolakan rencana reverse stock.

"Kita sudah mengirimkan surat penolakan, karena ada beberapa hal," kata Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Nyoman menjelaskan, yang menjadi pertimbangan penolakan dari bursa, pertama adalah terkait dengan kondisi fundamental perusahaan. Tentunya dengan adanya masukan dari beberapa pihak, terutama stakeholder.

Alhamdulillah, Perdagangan IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat 6,30 Poin

"Dalam hal fundamentalnya favorable kita lihat dari pergerakan harga sahamnya. pergerakan harga sahamnya jangan sampai tidak proven. Apa artinya tidak proven? dibentuk dalam waktu yang sangat pendek," kata Nyoman.

Selanjutnya, bursa juga mempertimbangkan upaya resrukturisasi untuk penyelamatan perusahaan. Bursa akan menimbang langkah restrukturisasi perseroaan mengingat saat ini saham ARTI masih tertidur di level Rp50.

Di samping itu, bursa juga akan mempertimbangkan langkah ke depan dari perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan, terlepas dari upaya reverse stock.

Merespon Positif Penurunan Suku Bunga Acuan BI, IHSG Tembus 5.900

"Namun kembali lagi walaupun sudah kriteria itu dipenuhi kita juga melihat apakah ada hal lain lagi di luar hal tersebut yang kita pertimbangkan. Misalnya, ada hal hal setelah itu kita lihat perlu didalami lagi sehingga mentriger kita untuk didalami lagi. setiap institusi kan beda setiap isunya," jelas Nyoman.

Sebagaimana diketahui, dalam keterbukaan informasi PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI) berencana akan melakukan penggabungan nilai saham alias reverse stock dengan rasio 1:10.

Rencananya, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 28 Agustus mendatang guna meminta persetujuan para pemegang saham.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini