Adapun, obyek transaksi ialah pengambilalihan 4,75 juta saham seri A dan 76 juta saham seri B milik penjual senilai USD917,9 juta, serta pinjaman maksimal USD325 juta.
Sementara menurut penilai independen rencana transaksi adalah wajar. Kemudian untuk bunga pinjaman senilai USD325 juta memiliki dua opsi. Pertama, JIBOR + 2% jika pinjaman diberikan dalam mata uang rupiah. Kedua, LIBOR + 2% jika pinjaman diberikan dalam mata uang dolar AS. Jatuh tempo pinjaman ialah 60 bulan sejak tanggal pencairan.
(feb)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.