nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinjau Bandara Soetta, Sri Mulyani: Semua Petugas Harus Bisa Bahasa Inggris

Anggun Tifani, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 10:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 13 320 1935703 tinjau-bandara-soetta-sri-mulyani-semua-petugas-harus-bisa-bahasa-inggris-thV8EZkwhc.jpg Foto: Sri Mulyani dan Erick Thohir Tinjau Bandara Soetta (Anggun/Okezone)

TANGERANG - Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua Inasgoc Erick Thohir, melakukan pengecekan kesiapan keimigrasian, untuk para peserta Asian Games 2018 di Bandara Soekarno-Hatta pada hari ini.

Rangkaian persiapan yang dipastikan oleh mereka di antaranya, kesiapan konter Value Added Tax Refund, pengecekan keimigrasian keberangkatan, accreditation center, karantina kesehatan, pengecekan keimigrasian kedatangan hingga pengecekan keimigrasian keberangkatan semuanya dipastikan dengan antusias oleh Sri Mulyani dan Erick Thohir.

Dijelaskan oleh Kepala Imigrasi Enang Syamsi menyampaikan, keseluruhan rangkaian proses keimigrasian yang nantinya akan dihadapi oleh para official dan atlet Asian Games.

"Nanti pihak kami selain mengecek keimigrasian juga memastikan barang-barang bawaan mereka. Biasanya sih agak krusial itu kayak kamera sama komputer aja," ungkap Enang, Senin (13/8/2018).

 

Sementara Sri Mulyani nampak begitu teliti, menanyakan segala apa yang nantinya akan menjadi proses yang dihadapi oleh para tamu-tamu Asian Games.

Tak jarang beberapa karyawan yang bertugas untuk melayani baik itu tamu Asian Games ataupun penumpang, dia tekankan agar wajib dapat berbahasa asing.

"Yang paling penting harus bisa bahasa Inggris ya, atau kalau bisa bahasa lainnya seperti bahasa Jepang atau Korea itu malah lebih bagus. Pokoknya harus bisa dan terus siap melayani dengan baik," tegas Sri beberapa kali kepada beberapa karyawan atau relawan Asian Games.

Hampir seluruh bagian dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta disusuri oleh Sri dan Erick. Mereka turut mengapresiasi segala persiapan yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran yang bertugas, dalam rangka persiapan untuk pelayanan Asian Games.

"Sebentar lagi flow (arus) tamu atau delegasi-delegasi Asian Games akan meningkat. Saya lihat semuanya sudah dipersiapkan secara khusus, bahkan tadi juga di jalur bea cukai ada jalur khusus Asian Games, jadi antara tamu atau delegasi, dengan penumpang berbeda. Disitu mereka membantu meng-clear-kan barang yang masuk dibawa oleh official," papar Sri.

 Lepas Kontingen Asian Games 2018, Presiden: Target Indonesia Minimal 16 Medali Emas

Sri juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan Asian Games bukan hanya terpusat di Gelora Bung Karno atau Palembang saja, namun ada pihak lain yang turut membantu dalam pelaksanaannya.

"Kita harus ingat bahwa dibalik layar perhelatan akbar itu, banyak instansi yang berusaha keras. Mereka yang di bandara ini, juga adalah wajah Indonesia kami tentunya sebagai pemerintah berterima kasih atas segala persiapan yang sejauh ini dilakukan dengan baik," tutupnya.

Diketahui, terdata 394 delegasi telah tiba ke Indonesia. Di antaranya yaitu dari Bahrain, Irak, Iran, Jepang, Korea Selatan, Krygystan, Laos, Maladewa, Malaysia, Mongolia, Palestina, Pakistan, Qatar, Taiwan, Suriah, Tazikistan, Thailand, Taipe, Arab Saudi, Uzbekistan dan Vietnam.

Selain itu, berbagai persiapan dari sisi infrastruktur dan lalu lintas juga telah dilakukan untuk menghadapi, perhelatan ajang olahraga se-Asia, yang nantinya akan dilaksanakan dari tanggal 18 Agustus hingga 2 September 2018 nanti.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini