nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tingkatkan Kunjungan Wisman, Pemerintah Kaji Aturan PPN

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 16 Agustus 2018 18:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 16 320 1937600 tingkatkan-kunjungan-wisman-pemerintah-kaji-aturan-ppn-QMtmQvMAbE.jpg Menteri Pariwisata Arief Yahya (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tengah mendorong sektor pariwisata Tanah Air untuk semakin menambah wisatawan mancanegara. Salah satunya dengan mendorong wisata kuliner dan belanja.

Oleh sebab itu, aturan pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atau Value Added Tax Refund (tax refund) tengah direvisi. Di mana batas minimum yang mendapatkan 10% tax refund dalam satu bon sebesar Rp5 juta akan menjadi Rp1 juta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, koordinasi dengan Kementerian Keuangan terus berjalan. Menurutnya, revisi aturan tax refund menjadi Rp1 juta memang cukup sulit, oleh sebab itu perlu adanya Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai payung hukum.

Kemenpar Dukung Festival Bali Blues 2017

"Terakhir Kemenkeu untuk SOP diharapkan bulan ini selesai, lalu dari Rp5 juta optimis ke Rp1 juta agak susah karena ada (diatur) diUU, jadi yang mungkin dilalukan adalah Perppu," jelasnya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Dia menjelaskan, hal yang memungkinkan dalam revisi aturan ini yakni menjadikan total belanja Rp5 juta dalam akumulasi beberapa bon, bukan hanya satu bon. "Satu bon Rp5 juta padahal di negara pesaing itu setara dengan Rp1 juta. Kalau dalam satu bond kita sudah kalah dengan negara lain," katanya.

Kemenpar Genjot Promosi Indonesia untuk Capai Target Wisman 15 Juta Tahun 2017

Dengan demikian, aturan tax refund di Indonesa tidak kompetitif dengan negara lainnya, yang memang sudah menerapkan kebijakan insentif bagi wisatawan asing tersebut. "Surganya tax refund itu Singapura," sebutnya.

Bila revisi ini diberlakukan, Arief meyakini, Indonesia bisa menjadi surga bagi wisata belanja dan kuliner di dunia. "Dari pada devisa kita keluar ke lain, mending orang asing yang datang ke Indonesia untuk belanja (membawa devisa)," pungkasnya.

 

(feb)

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini