Arab Saudi Batalkan Rencana IPO Aramco

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 11:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 23 278 1940227 arab-saudi-batalkan-rencana-ipo-aramco-BTiCGdulng.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Arab Saudi dilaporkan telah membatalkan rencana penawaran umum perdana (IPO) Aramco. Padahal IPO ini digadang-gadang akan menjadi IPO terbesar dalam sejarah.

Dari laporan Reuters , menurut empat sumber industri senior, dan penasihat bahwa yang telah bekerja pada kesepakatan itu telah dibubarkan. Arab Saudi telah memutuskan tidak akan mendaftar saham Aramco di pasar saham domestik atau internasional.

"Keputusan untuk membatalkan IPO (Initial Public Offering) itu diambil beberapa waktu lalu, tetapi tidak ada yang dapat mengungkapkan ini, sehingga pernyataan secara bertahap akan seperti itu, penundaan pertama kemudian berhenti," ujar seorang sumber Saudi kepada Reuters yang dikutip dari Busniness Insider, Kamis (23/8/2018).

IHSG

Hingga Reuters menurunkan berita ini, Pejabat di Aramco, juga dikenal sebagai Perusahaan Minyak Arab Saudi belum memberikan pernyataan.

IPO (Initial Public Offering) adalah landasan rencana Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk menciptakan wealth fund terbesar di dunia dan melakukan diversifikasi ekonomi sehingga Arab Saudi tidak hanya bergantung pada minyak.

ihsg

Sebagai bagian dari upaya pemerintah yang lebih luas untuk mengurangi ketergantungan negara pada industri minyak dan diversifikasi ekonomi, Putra Mahkota tersebut pertama kali mengumumkan rencana untuk IPO Aramco pada tahun 2016.

Sementara sekitar 5% dari saham akan dijual, ukuran Aramco telah ditagih sebagai salah satu IPO terbesar dalam sejarah. Perkiraan valuasinya kira-kira USD2 triliun, meskipun beberapa investor skeptis (ragu-ragu) terhadap hal itu.

Bagian dari dana yang akan diperoleh Arab Saudi akan diarahkan ke dana kekayaan kedaulatan yang dapat diinvestasikan di luar negeri.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini