nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjualan IKEA Naik 27%, HERO Ekspansi Gerai baru

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 23 278 1940308 penjualan-ikea-naik-27-hero-ekspansi-gerai-baru-SObA9Y7eVt.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Memanfaatkan daya beli masyarakat yang masih terjaga, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) optimistis penjualan dari Guardian dan IKEA bakal berkontribusi lebih tinggi terhadap perseroan seiring bertambahnya gerai-gerai baru. Pada semester I/2018, penjualan dari dari Guardian dan IKEA naik 27% secara year-on-year (yoy) atau menjadi Rp1,41 triliun. Perseroan juga tengah berencana menambah gerai IKEA yang ditargetkan rampung pada 2019.

GM Corporate Affairs Hero Supermarket (HERO) Tony Mampuk mengatakan, penjualan perseroan terbagi dalam dua segmen yakni makanan yang terdiri dari Hero Supermarket dan Giant serta bisnis non makanan yakni Guardian dan IKEA. Sementara itu, segmen makanan menyusut 6,54% menjadi Rp5,43 triliun. Secara keseluruhan, total penjualan HERO pada semester I/2018 adalah Rp6,84 triliun atau terpangkas 1,1% secara yoy dari sebelumnya Rp6,92 triliun.”Saat ini, IKEA Cakung dalam proses tahap pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)," ungkapnya.

 Ancaman Bom di IKEA

Tak hanya menambah gerai IKEA, perseroan juga telah menambah tujuh gerai Giant tahun ini. Gerai baru itu di antaranya berada di Gowa dan Makassar. Tony menuturkan, saat ini pihaknya fokus pada pelanggan dan bakal terus melakukan perbaikan serta inovasi untuk meningkatkan kinerja.Di paruh pertama tahun ini, secara total pendapatan HERO menurun tipis 1,11% year-on-year (yoy) menjadi Rp6,85 triliun. Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan Hero Supermarket juga merosot 51,95% (yoy) menjadi hanya senilai Rp34,29 miliar.

Selain ekspansi gerai, IKEA juga fokus menggarap penjualan online melalui e-commerce milik sendiri, yang jangkauan pengirimannya sudah mencakup seluruh wilayah Indonesia. Asal tahu saja, IKEA menjadi salah satu gerai yang performanya sangat apik di sepanjang semester I-2018. "Khusus di Ikea selain pengembangan gerai-gerai baru, jalur online menjadi fokus penting dalam mengembangkan bisnis Ikea di Indonesia," papar Tony.

Sempat Sentuh Rp14.200 per Dolar AS, Rupiah Ditutup Menguat 0,53% 

Tak cuma menerapkan digitalisasi IKEA, HERO juga sudah mulai merambah segmen makanan dan salah satunya dengan menggandeng perusahaan berbasis aplikasi. Sehingga pelanggan bisa berbelanja melalui aplikasi ojek online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini Grup HERO memiliki enam jenis gerai antara lain Giant Ekstra, Giant Ekspres, Giant Mart, Hero Supermarket, Guardian dan Ikea. "Di semester I-2018, ada sembilan gerai yang telah kami buka, terdiri dari gerai-gerai Giant dan gerai-gerai Guardian," ungkap Tony.

Menurut dia, kontribusi setiap gerai berbeda-beda karena karakternya yang spesifik sehingga memiliki pasar yang berbeda pula. Yang jelas, kehadiran gerai-gerai tersebut memberikan pilihan yang beragam bagi pelanggan HERO. "Fokus kami tentunya kepada jenis gerai yang memiliki potensi untuk berkembang lebih baik lagi," imbuh Tony.

Terbaru, perusahaan ini memperkenalkan gerai Giant Mart yang merupakan format minimarket. Saat ini, HERO baru mengoperasikan tiga gerai Giant Mart yang seluruhnya terletak di Jakarta. HERO baru resmi memperkenalkan gerai Giant Mart pada 16 Agustus 2017. Giant Mart menerapkan sistem pembayaran one stop shopping. Konsumen tidak sekadar berbelanja, melainkan bisa melakukan transaksi untuk kebutuhan lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini