Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Jadinya jika Tak Ada Tol Tangerang-Merak?

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 28 Agustus 2018 |10:49 WIB
Apa Jadinya jika Tak Ada Tol Tangerang-Merak?
Ilustrasi: Foto Antara
A
A
A

SERANG – Jalan Tol Tangerang-Merak yang dikelola PT Marga Mandalasakti (Astra Tol Tangerang-Merak) menjadi urat nadi ekonomi bagi Provinsi Banten.

Bahkan, jalan tol ini salah satu penghubung distribusi barang dan orang untuk Pulau Jawa-Pulau Sumatera. Jalan Tol Tangerang-Merak merupakan jalur utama Intercange Cikande ini mulai menggeliat volume kendaraan yang melintasinya.

“Sejak beroperasinya Gerbang Tol Cikande pada 2 Mei 2018, terjadi tren penyebaran trafik. Sebelumnya kendaraan hanya melalui Gerbang Tol Balaraja Barat dan Ciujung. Adapun rata-rata lalu lintas harian Gerbang Tol Cikande adalah 5.000 kendaraan atau sebesar 4 % dari rata-rata trafik harian Tol Tangerang-Merak, yaitu 140.000 kendaraan,” kata Kepala Divisi Hukum & Humas PT Marga Mandalasakti Indah Permanasari.

 

Diketahui, pada periode semester 1/2018 dengan pertumbuhan volume kendaraan sebesar 2,13% dan rata-rata trafik sebanyak 137.432 kendaraan/hari. Hal ini sejalan dengan adanya pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten pada triwulan I/2018 sebesar 5,95%. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ini lebih tinggi 0,5% dibandingkan dengan triwulan I/2017 sebesar 5,90%.

Pertumbuhan kinerja operasional Astra Tol Tangerang-Merak juga didukung oleh peningkatan penyediaan fasilitas dan peralatan tol dengan melakukan penambahan 8 unit gardu tol otomatis (GTO) yang terpasang di Gerbang Tol Cikupa, 2 unit di Gerbang Tol Balaraja Timur, 2 unit di Gerbang Tol Balaraja Barat, 2 unit di Gerbang Tol Cikande, 2 unit di Gerbang Tol Serang Timur, 2 unit di Gerbang Tol Serang Barat, 2 unit di Gerbang Tol Cilegon Timur, dan 2 unit di Gerbang Tol Cilegon Barat. Total GTO yang terpasang di Ruas Tangerang-Merak hingga saat ini sebanyak 23 unit. Sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jalan.

 

Pada semester 1/2018, Astra Tol Tangerang-Merak menambah 4 unit variable message sign (VMS) yang terpasang pada KM 81 arah Merak, akses Cikupa, akses Ciujung, akses Merak, dan dengan memprioritaskan kebutuhan pengguna jalan telah dilakukan relokasi VMS KM 98 arah Jakarta dan KM 42 arah Merak ke akses Balaraja Timur.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement