Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Subsidi Elpiji 3 Kg Bisa Jebol, Ini Bahayanya

Koran SINDO , Jurnalis-Kamis, 30 Agustus 2018 |10:26 WIB
Subsidi Elpiji 3 Kg Bisa Jebol, Ini Bahayanya
Ilustrasi: Foto Koran Sindo
A
A
A

BBM Penugasan

Di sisi lain per 27 Agustus 2018 lalu Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mencatat, kuota bahan bakar minyak (BBM) penugasan jenis premium telah tersalur sebanyak 44,29% atau 5,23 juta KL dari total kuota tahun ini sebanyak 11,8 juta KL.

Kepala BPH Migas Fanshrullah Asa meyakini, berdasarkan jumlah kuota premium yang belum tersalurkan, kuota bensin premium kondisinya aman tahun ini.

“Kami yakin premium aman untuk tahun ini. Masih ada sekitar 6,5 juta KL yang belum tersalurkan,” sebut dia. Bahkan, menurut dia, tahun ini konsumsi premium diprediksi tidak tersalur sepenuhnya.

Hal itu berdasarkan perhitungan BPH Migas dalam tiga tahun terakhir yang selalu tidak pernah mencapai 100%. Berdasarkan data BPH Migas pada 2015, kuota bensin premium tersalur hanya 89,6% dari kuota yang ditetapkan sebesar 13,6 juta KL.

Sementara pada 2016 bensin premium tersalurkan 81,6% dari total kuota sebanyak 10,6 juta KL. Adapun pada 2017 tersalur sebesar 7 juta KL dari keseluruhan kuota sebesar 12,5 juta KL.

Dia mengatakan, kuota premium tahun ini meningkat karena kebijakan perluasan BBM penugasan. “BBM penugasan jenis premium tak hanya disalurkan di wilayah timur, tapi juga seluruh Indonesia sehingga terjadi peningkatan volume kuota premium,” ujar dia.

Dia menambahkan, mengenai BBM tertentu seperti solar dan minyak tanah saat ini dalam kondisi aman. BBM jenis solar dan kerosin sampai Agustus 2018 tersalur sebanyak 10 juta KL dari total keseluruhan sebanyak 15,23 juta KL dengan perincian, untuk solar tersalur 14,6 juta KL dan kerosin 610.000 KL. Pada Agustus 2018 konsumsi BBM jenis solar tersalur sebesar 66,63% atau sebanyak 9,7 juta KL. Adapun untuk minyak tanah tersalur 56,84% atau sebanyak 347.000 KL.

“Kami yakin solar juga aman, bahkan potensi peghematannya mencapai 1 juta KL,” tandasnya. (Nanang Wijayanto/ Ichsan Amin)

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement