Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Menguat 0,22%, Sore Ini di Level Rp14.816

Rafida Ulfa , Jurnalis-Jum'at, 21 September 2018 |17:19 WIB
Rupiah Menguat 0,22%, Sore Ini di Level Rp14.816
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) sore ini mengalami penguatan. Rupiah berada di level Rp14.800-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (21/9/2018) pukul 16.58 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 32,5 poin atau 0,22% ke level Rp14.832 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.800 per USD-Rp14.837 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance juga mencatat Rupiah menguat 27 poin atau 0,18% menjadi Rp14.813 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah berada dalam rentang Rp14.790 per USD hingga Rp14.840 per USD.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Untuk diketahui, kemarin Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim menukarkan USD50 juta pada Bank Indonesia (BI). Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan nilai tukar Rupiah terhadap dolar, yang saat ini Rupiah terus melemah.

Kegiatan upaya penguatan Rupiah ini berlangsung di hotel Majapahit Surabaya, Kamis (20/9/2018) malam. Acara tersebut juga dihadiri Staf Kepresidenan Jenderal (purn) Moeldoko.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah Jadi Rp14.940 per Dolar AS 

Ketua Forkas Jatim Nur Cahyudi, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk simpati untuk Indonesia yang sedang mengalami pelemahan ekonomi. Dengan dilakukan penjualan uang dolar diharapkan bisa meng-influence pengusaha-pengusaha lain di Indonesia untuk menukarkan uang dolarnya menjadi Rupiah.

"Insya Allah ini akan berkelanjutan. Kita targetnya sampai rupiah stabil, kembali pada level semula. Uang USD50 juta ini kita kumpulkan selama 1 sampai 2 hari. Kita terus kampanyekan agar para pengusaha tidak menahan dolar mereka," ucap Nur Cahyudi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement