Share

Layanan Pelabuhan Bakal Disetarakan dengan Fasilitas Bandara

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 09 320 1961463 layanan-pelabuhan-bakal-disetarakan-dengan-fasilitas-bandara-Tu3SUmClDU.jpg Pelabuhan (Foto: Okezone)

TANJUNG KUMAI –Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengkaji penerapan pelayanan pelabuhan setara dengan pelayanan di bandara. Pelayanan itu akan memenuhi setidaknya persyaratan fasilitas boarding pas maupun eticketing.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Agus H Purnomo mengatakan tahun ini kajian tersebut akan selesai. Adapun tahap pertama penerapannya dilakukan di tiga pelabuhan di antaranya Pelabuhan Kali adem, Tanjung Pinang, serta Bau Bau.

Baca Juga: Pelabuhan Pantoloan Dioptimalkan Angkut Logistik untuk Korban Bencana Palu

“Kajian selesai akan kita terapkan langsung dengan menyediakan fasilitas kapal tunda dan sebagainya di tiga pelabuhan, yakni Kaliadem, Tanjung Pinang, serta Bau Bau,” ujarnya seusai membuka Kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Pelabuhan Tanjung Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

MenurutAgus, peningkatan kualitas pelayanan terminal pelabuhan penumpang itu diharapkan bisa memberikan kepercayaan pada penumpang kapal. Harapannya, kualitas pelayanan tersebut bisa memberikan rasa nyaman dan aman tidak hanya ke pada penumpang lokal namun juga penumpang kapal dari luar negeri.

“Makanya, selalu kita mulai dengan kampanye keselamatan pelayaran di daerah-daerah. Salah satunya di daerah pari - wisata Tanjung Kumai ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Pelabuhan Marunda Bisa Jadi Penopang Tanjung Priok

Hingga tahun 2019, Direktorat Laut menargetkan bisa menerapkan percontohan peningkatan kualitas pelayanan pelabuhan penumpang sekelas bandara pada enam pelabuhan di Indonesia. Sedangkan anggarannya akan disiapkan dari anggaran rutin APBN Direktorat Perhubungan Laut.

“Kita target enam pelabuhan dulu di Indonesia, sekarang ini kita terapkan tiga dulu. Anggarannya saya kira masih bisa dari anggaran rutin Direktorat Laut dengan menyediakan fasilitas e-ticketing misalnya dan fasilitas penunjang lain,” ujarnya.

Sementara dalam kampanye keselamatan pelayaran di Tanjung Kumai, Direktorat Laut memberikan bantuan 200 life jacket pada kapal-kapal pari wisata yang terdiri atas kapal klotok dan kapal kayu di bawah 7 gross ton (GT).

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Tanjung Kumai Capt Wahyu Prihanto mengatakan, kampanye keselamatan pelayaran digelar karena daerah Tanjung Kumai dam sekitarnya merupakan daerah padat lalu lintas kapal. Karena itu, perlu didukung dengan sosialisasi kepada masyarakat pemilik kapal menerapkan standar pelayanan keselamatan. (Ichsan amin)

 (Feb)

Baca Juga: 50 Tahun Berkarya, Indomie Konsisten Hidupkan Inspirasi Indomie untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini