Belum lagi dengan berbagai terobosan, seperti adanya SPBU portable, penjualan BBM dalam kemasan, termasuk bantuan operator SPBU ke Palu dan Donggala. Sedangkan untuk LPG, dengan adanya operasi pasar berkesinambungan yang dilakukan Pertamina, termasuk memperluas titik operasi pasar dari 16 titik menjadi 27 titik.
Ferdinand menambahkan, bahwa upaya tersebut harus dilakukan berkelanjutan dan secara komprehensif. Sebab, pemulihan memang tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus dibarengi dengan pemulihan di seluruh sektor.
“Suplai harus tetap harus besar karena demand berada pada titik yang sangat tinggi,” lanjut Ferdinand.
Baca Juga: Pengeboran Sumur 70 Meter untuk Air Bersih Warga Palu
Pemulihan secara komprehensif, memang sangat penting. Sebab, meski aktivitas warga mulai pulih, namun belum bisa dikatakan normal sepenuhnya.
