CHICAGO - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik sedikit pada perdagangan Selasa waktu setempat. Hal tersebut disebabkan karena dolar AS melemah dan investor khawatir tentang risiko disfungsi politik di Eropa.
Baca Juga: Turun Rp8.000, Emas Antam Dijual Rp671.000 per Gram
Melansir Xinhua, Rabu (10/10/2018), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD2,9 dolar AS atau 0,24% menjadi USD1.191,5 dolar AS per ounce.
Indeks dolar AS terhadap enam mata uang lainnya turun 0,06% menjadi 95,66.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar menguat maka emas berjangka akan turun. Pasalnya emas dalam harga dalam dolar AS, menjadi mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.
Baca Juga: Naik Goceng, Harga Emas Antam Dijual Rp680.000/Gram

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember bertambah 7,1 sen, atau 0,5% menjadi menetap di USD14,4 dolar AS per ounce. Platinum untuk 2019 Januari naik USD10,6 atau 1,3% menjadi ditutup pada USD828,9 per ounce.
(Feb)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.