nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Minta Para Menteri Lakukan Terobosan Kendalikan Impor

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 16 Oktober 2018 17:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 16 320 1964832 presiden-jokowi-minta-para-menteri-lakukan-terobosan-kendalikan-impor-24a3X6d3cI.jpg Foto: Jokowi (Antara)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri di Kabinet Kerjanya untuk terus menjaga tren positif dari neraca perdagangan Indonesia. Salah satu terobosannya, kata dia, dengab mengendalikan impor dan meningkatkan nilai ekspor.

‎"Saya juga minta para menteri bekerja lebih detail dalam rangka peningkatan ekspor baik migas (minyak dan gas) dan non migas, tolong migas dilihat dan non migas juga terus dilihat," ujar dalam sidang Kabinet Paripurna 'Evaluasi Penanganan Bencana Alam' di Istana Negara, Jakarta (16/10/2018).

Baca Juga: Fakta Neraca Perdagangan Surplus USD230 Juta yang Ditopang Ekspor Nonmigas

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada September 2018 mengalami surplus sekitar USD230 juta. Angka ini didasarkan pada realisasi ekspor USD14,83 miliar dolardan impor USD14,60 miliar.

"Ini memperlihatkan arah perkembangan yang baik dari kinerja perekonomian kita, karena rapat-rapat yang lalu kita konsentrasi untuk mengendalikan impor dan meningkatkan ekspor," ujar Jokowi.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Surplus, Sri Mulyani: Arahnya Mulai Membaik

Kepala Negara juga meminta jajarannya tak berhenti melakukan berbagai terobosan untuk menjaga tren positif dari neraca perdagangan, sehingga, harga tukar dolar bisa ditekan.

"‎Sekali lagi saya minta kita harus melakukan langkah-langkah terobosan mengendalikan impor dan tingkatkan ekspor harus terus dilanjutkan, dipantau terus‎ dilapangan, sehingga bulan-bulan ke depan masih juga surplus," sambung Jokowi.

Baca Juga: Neraca Dagang RI Surplus dengan AS tapi Defisit Lawan China

Dia pun meminta para menterinya untuk menyampaikan laporan terkini soal program 20% biodisel (B20) yang sudah diterapkan pemerintah beberapa waktu lalu.

"‎Berkaitan dengan program B20, saya nanti minta laporan, harus dipastikan eksekusinya di lapangan, saya mendengar ada masalah pasokan dari CPO-nya (crude palm oil) di lapangan, saya nanti minta laporan megnenai hal ini," papar Jokowi.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini