Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun 0,41%, IHSG Sesi I Terjun Bebas ke 5.816

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Selasa, 23 Oktober 2018 |12:33 WIB
Turun 0,41%, IHSG Sesi I Terjun Bebas ke 5.816
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas pada penutupan perdagangan sesi I. Tercatat siangi ini IHSG turun 24,25 poin atau 0,41 % ke 5.816,18.

Menutup perdagangan sesi I, Selasa (23/10/2018), ada 148 saham menguat, 199 saham melemah, dan 119 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp2,95 triliun dari 5,8 miliar lembar saham diperdagangkan.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Lanjutkan Tren Positif, Bisa Tembus 6.000?

Indeks LQ45 turun 4,63 poin atau 0,5% menjadi 913,73, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,62 poin atau 0,6% ke 644,80, indeks IDX30 turun 2,59 poin atau 0,5% ke 502,21 dan indeks MNC36 turun 1,58 poin atau 0,5% ke 327,49.

Seluruh sektor penggerak IHSG melemah dengan Infrakstruktur memimpin pelemahan sebesar 0,9% dan disusul sektor perminyakan 0,8%

 Baca Juga: Kehabisan Tenaga di Sesi I, IHSG Melemah ke 5.836

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Propertindo Mulia Investama Tbk (MPRO) naik Rp60 atau 19,11% ke Rp374, saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) naik Rp75 atau 11,81% ke Rp710 dan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) naik Rp55 atau 8,94% ke Rp670

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) turun Rp105 atau 6,60% ke Rp1485, saham PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) turun Rp75 atau 6,12% ke Rp1150 dan saham PT Panin Financial Tbk (PNLF) turun Rp8 atau 2,78% ke Rp280.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement