nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kerja Sama BNI dengan Alipay hingga WeChat Belum Final

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 06 November 2018 18:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 11 06 320 1974157 kerja-sama-bni-dengan-alipay-hingga-wechat-belum-final-ldDgyXECqQ.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) akan melakukan kerja sama dengan platform pembayaran digital asal negara China yakni, Alipay, WeChat Pay, dan Liquid Pay.

Kerja sama untuk memudahkan transaksi pembayaran wisatawan mancanegara khususnya China ke sistem perbankan BNI.

Direktur Manajemen Risiko BNI Bob Tyasika Ananta mengatakan, kerja sama tersebut untuk memudahkan transaksi pembayaran wisatawan mancanegara khususnya China ke sistem perbankan BNI.

"Pasalnya berdasarkan Peraturan BI Nomor 20 Tahun 2018 tentang uang elektronik, platform penyedia pembayaran asing wajib menempatkan kas sedikitnya 30% di Bank BUKU 4," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

 Baca Juga: Buka Lowongan Kerja untuk S1 dan S2, BNI Terapkan 'Wajib Militer'

Namun, lanjut dia, kerja sama itu masih dalam tahap pengkajian dan belum mengantongi izin dari regulator. Di mana BNI telah melakukan uji coba (piloting) penggunaan WeChat Pay di Bali. "Kita masih dalam konteks review, masih belum final," jelasnya

Dia menjelaskan, Saat ini pihaknya masih melakukan proses perizinan dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator untuk realisasikan kerja sama tersebut.

"Kita berharap, perizinan sudah selesai pada November ini. Intinya kita mengedepankan aspek governance. Kalau kemudian izin dari regulatornya belum selesai ya kita tidak jalan," ungkapnya.

 Baca Juga: Penyaluran Kredit Bank BNI Naik 11,1%, Setara Rp457,81 Triliun

Dia menambahkan, adanya platform pembayaran asal China ini dapat mendongkrak kunjungan wisman ke Indonesia. Pasalnya ketiga aplikasi pembayaran itu, sudah terkenal di Negara Tirai Bambu tersebut.

"Jadi, kalau, kita melihat banyak wisatawan mancanegara yang datang ke sini melakukan transaksi disini itu kan sebisa mungkin kita tangkap masuk ke dalam sistem perbankan," pungkasnya.

(dni.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini