nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Rini Bantah Utang BUMN Capai Rp5.000 Triliun

Jum'at 14 Desember 2018 14:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 14 320 1991277 menteri-rini-bantah-utang-bumn-capai-rp5-000-triliun-PL285PKcTV.jpg Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membantah bahwa utang BUMN mencapai Rp5.000 triliun. Menurutnya utang perusahaan pelat merah masih sebatas wajar dan hanya sekitar Rp1.980 Triliun.

"Begini ya, kemarin ada yang bicara mengenai jumlah (utang) Rp5.000 triliun, ini mungkin yang perlu saya ingin tekankan supaya sadar bahwa utang korporasi BUMN itu Rp1.980 triliun. Jadi hampir Rp2.000 triliun, bukan Rp5.000 triliun, dan ini masih sebatas wajar," ujar Menteri Rini di Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Baca Juga: Menteri Rini Kesal Utang BUMN Rp5.271 Triliun Dipermasalahkan

Dia menambahkan, angka Rp 5.000 triliun itu berdasarkan aktivitas perbankan. Hal ini menurut Menteri Rini merupakan itu sektor yang berbeda, bukan korporasi BUMN yang melakukan pembangunan jalan tol dan lain-lain, sementara perbankan memang melakukan simpan-pinjam.

"Nah untuk perbankan sendiri, aset dan liabilitas atau dana pihak ketiganya Rp 3.000 triliun, jadi ini supaya dipisahkan, Kalau perbankan memang hidupnya simpan-pinjam," paparnya.

rini soemarno

Menurutnya, utang BUMN ini semata untuk korporasi demi kepentingan pembangunan. Agar perusahaan plat merah ini lebih produktif dan nanti pengembaliannya tidak akan ada masalah.

"Saya menekankan terus, BUMN harus betul-betul responsible atau bertanggung jawab terhadap utang, karena BUMN itu tanggung jawabnya bayar karyawan, harus memberikan dividen, bayar pajak, membayar pendapatan negara bukan pajak (PNPB)," tandasnya.

(Rina Anggraeni-Sindonews)

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini