YLKI Blak-blakan soal Aduan saat Harbolnas

Ade Rachma Unzilla , Jurnalis · Selasa 18 Desember 2018 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 18 320 1993032 ylki-blak-blakan-soal-aduan-saat-harbolnas-5XWa6EBVtY.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat pengaduan konsumen terhadap e-commerce pasca hari belanja nasional (harbolnas) hanya satu pengaduan.

  Baca Juga: Fakta Harbolnas 2018, dari Target Rp7 Triliun hingga Sederet Tips Belanja

Hal ini bisa dikatakan menurun mengingat tahun 2017 lalu mencapai 33 pengaduan belanja online. Adapun saat itu toko online Lazada mendapat pengaduan tertinggi sebanyak 9 aduan, Shopee dan Tokopedia yang masing-masing sebanyak 3 aduan. Kemudian Akulaku dan Blibli masing-masing sebanyak 2 aduan dan 14 toko online lainnya mendapat masing-masing 1 aduan.

“Hanya ada 1 pengaduan terhadap e-commerce JD.Id dengan kasus sudah membayar namun belum terverifikasi oleh pihak JD.id,” kata Staf Bidang Pengaduan dan Hukum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) kepada Okezone, Selasa (18/12/2018).

 Baca Juga: BPKN Terima Aduan Curang Traveloka, Lazada hingga Tokopedia

Di luar Harbolnas yang sangat diincar banyak orang, kasus pengaduan terhadap e-commerce juga dianggap lumayan banyak.

“Lumayan, masuk 10 besar komoditas yang paling banyak diadukan ke YLKI, untuk angkanya belum dipastikan lagi,” pungkasnya.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini