nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendapatan Passpod Melesat 377%

Jum'at 21 Desember 2018 12:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 21 278 1994314 pendapatan-passpod-melesat-377-uetJLbfMa2.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA – Setelah mencatatkan saham perdananya di pasar modal, performance kinerja keuangan PT Yeloo Integra Datanet Tbk (Passpod) membukukan positif. Hingga 31 Oktober 2018, total pendapatan (revenue) perseroan sebsar Rp19,65 miliar. Angka tersebut naik 377% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,1 miliar. Informasi tersebut dilansir dari Harian Neraca, Jumat (21/12/2018).

Baca Juga: IPO, Saham YELO Naik 48% ke Rp560

Jika melihat khusus periode bulan Oktober 2018 saja, Passpod mencatatkan keuntungan sebesar Rp1,7 miliar. Angka tersebut naik 450% dibanding keuntungan Passpod pada bulan Oktober 2017 yang baru mencapai angka Rp493 juta. “Pertumbuhan ini merupakan bukti bahwa layanan dan produk Passpod memang dibutuhkan oleh pasar. Sebagai digital tourist pass, Passpod senantiasa berinovasi untuk menghadirkan produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen,” kata CEO Passpod Hiro Whardana.

Disampaikannya pula, bisnis Passpod telah menjawab kebutuhan pasar traveler untuk bepergian ke luar negeri. Solusi dan produk yang ditawarkan, kata Hiro, terbukti membantu para traveler saat berada di luar negeri sehingga permintaan akan layanan Passpod semakin meningkat yang berimbas pada pertumbuhan positif bisnis perusahaan. Kemudian sebagai bentuk komitmen menghadirkan produk sesuai kebutuhan pasar, Passpod berencana menjadi ekosistem on demand berbasis aplikasi yang menawarkan berbagai kebutuhan yang relevan bagi traveller selama bepergian di tahun 2022.

ihsg

Passpod bisa memberi layanan maksimal serta berbagai rekomendasi kepada traveler Indonesia tidak hanya saat persiapan tetapi juga selama perjalanan. Beberapa diantaranya yaitu penjualan tiket destinasi wisata on the spot, itinerary builder, e-commerce, asuransi perjalanan dan berbagai hal lainnya. Selain itu, Passpod juga memiliki rencana ekspansi bisnis ke lima negara di Asia Tenggara yaitu Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar, dan Korea Selatan, ditujukan untuk menarik turis dari luar negeri ke Indonesia. Untuk keperluan outbound traveller sendiri, layanan Passpod saat ini sudah bisa digunakan di 70 negara.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini