nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IPO Anak Unak Usaha, RNI Bidik Dana Segar Rp500 Miliar

Rabu 26 Desember 2018 18:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 12 26 278 1996249 ipo-anak-unak-usaha-rni-bidik-dana-segar-rp500-miliar-UNdFqEEf61.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero), PT Pabrik Gula (PG) Rajawali I akan menawarkan saham perdana (initial public offering/IPO) pada semester II-2019. Perseroan membidik dana segar sekitar Rp500 miliar dari aksi korporasi itu.

Direktur Utama RNI Group, Didik Prasetyo mengatakan, perseoran saat ini tengah memproses izin untuk IPO dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian BUMN. Namun, dia belum bisa memastikan berapa persen saham yang akan dilepas ke pasar.

Baca Juga: Debut Perdana, Saham SoftBank Langsung Anjlok 6,40%

"Saya masih minta izin meng-IPO-kan anak usaha kita di Surabaya. Ini IPO targetnya kira-kira Rp500 miliar. Itu hitung-hitungannya, saya belum estimasi berapa persen itu. Sekarang lagi proses," ujarnya di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (26/12/2018).

Didik mengaku ada alasan khusus kenapa PG Rajawali I diantarkan IPO pada semester I-2019. Pertama, momen untuk melakukan aksi korporasi lebih tepat dilakukan setelah pemilu presiden 2019. Kedua, awal tahun biasanya PG Rajawali I belum memiliki pendapatan.

"Kalau semester I kan belum giling. Semester berikutnya sudah giling gula. Artinya perusahaan sudah ada pendapatan," kata dia.

Baca Juga: IPO, Estika Tiara Bidik Dana Segar Rp226,1 Miliar

Dia mengatakan, tujuan IPO anak usaha untuk melancarkan rencana ekspansi. PG Rajawali I membutuhkan dana karena ada perubahan skema pembagian pendapatan. Selain itu, RNI Group juga diminta untuk memacu hilirisasi tebu.

Saat ini, PG Rajawali I memiliki pabrik tebu seluas 25-30 ribu hektare dan memiliki dua pabrik gula di Madiun dan Malang, Jawa Timur. Dia menargetkan, pabrik gula itu bisa diubah menjadi pabrik tebu dan menghasilkan produk olahan lainnya. (Isna Rifka Sri Rahayu-Inews)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini