Share

3 Kawasan Ekonomi Khusus Diluncurkan 2019

Kamis 27 Desember 2018 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2018 12 27 320 1996803 3-kawasan-ekonomi-khusus-diluncurkan-2019-ygTMUD8Ilx.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Pemerintah fokus menyiapkan peluncuran tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada 2019, kata Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Enoh Suharto Pranoto.

"Kalau dilengkapi baru bisa ditetapkan tahun depan. Sungai Liat dan Tanjung Gunung di Bangka Belitung dan Singosari di Jawa Timur," ujar Enoh dilansir dari Antara News, Kamis (27/12/2018).

Enoh mengatakan proses peresmian tiga KEK tersebut terus diupayakan dalam waktu cepat karena kesiapan dari tiga kawasan ini sudah hampir mendekati 100%.

"Itu masih harus berkoordinasi dengan ESDM, PT Timah dan Pemda, karena ada tambang timah di Bangka Belitung. Tapi yang tinggal proses dan tidak ada masalah, yang Singosari," ujarnya.

Baca Juga: Segera Diresmikan, Realisasi Investasi KEK Galang Batang Rp5,6 Triliun

Sejak 2014, pemerintah sudah menetapkan 10 KEK yang diluncurkan untuk mendorong potensi ekonomi daerah di kawasan sekitar. KEK tersebut antara lain Sei Mangke, Tanjung Api-Api, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Palu, Morotai, Sorong dan Arun Lhokseumawe.

Meski demikian, beberapa KEK tersebut belum sepenuhnya diresmikan oleh pemerintah karena masih ada persoalan status lahan atau tata ruang. Salah satunya Maloy Batuta Trans-Kalimantan di Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, yang saat ini sudah diupayakan proses percepatan status lahannya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baca Juga: Masih Bermasalah, KEK Maloy Batuta Gagal Beroperasi Tahun Ini

Pemerintah mengharapkan kawasan ekonomi yang kaya sumber daya alam ini dapat diresmikan paling cepat pada Januari-Februari 2019.

Selain itu, Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih harus mengalami revisi Peraturan Pemerintah karena terdapat tambahan perluasan wilayah yaitu Tanjung Carat.

Peresmian KEK Tanjung Api-Api ini juga bisa dilakukan dalam waktu cepat, mengingat infrastruktur jalan sudah terbangun di kawasan tersebut. Sebelumnya, peresmian KEK yang masih mengalami persoalan status lahan maupun revisi peraturan ini ditargetkan pada pertengahan 2018.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini